Daftar 18 Pejabat Baru Hasil Reshuffle Kabinet Prabowo

Presiden Prabowo Subianto melantik 18 pejabat dalam reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan.

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi strategis pemerintahan dalam pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Kamis (01/10/2026). Pergeseran tersebut mencakup jajaran menteri, wakil menteri, pimpinan lembaga, hingga pucuk kepemimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satu perubahan utama terjadi di tubuh Polri. Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Listyo Sigit Prabowo. Pada saat yang sama, Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri). Pelantikan keduanya dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Nomor 97/POLRI Tahun 2026.

Pergantian di pucuk Polri menjadi bagian dari perombakan yang menjangkau berbagai bidang pemerintahan. Listyo Sigit yang sebelumnya memimpin Polri mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), sedangkan Dedy Prasetyo dipercaya sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Di jajaran menteri, Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sugiono bergeser menjadi Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sedangkan Dudung Abdurahman dipercaya sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan.

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Luar Negeri. Jabatan tersebut kini ditempati Arrmanatha Nasir, sementara Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian.

Sebagaimana diberitakan Sindo, Kamis, (01/10/2026), rangkaian pelantikan tersebut juga mencakup lima wakil menteri dan sejumlah pejabat lembaga negara.

Untuk posisi wakil menteri, Drajad Hari Wibowo dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman masing-masing dipercaya sebagai Wakil Menteri Keuangan. Muhammad Saleh Mustafa menjadi Wakil Menteri Pertanian, sedangkan Irwan Meilano dilantik sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Pada jajaran lembaga negara, Ariyanto Wibowo mendapat jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sedangkan Fadil Imran dipercaya menjadi Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Perombakan juga menyentuh Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Nuzran Joher dilantik sebagai Ketua Ombudsman untuk sisa masa jabatan 2026-2031, sementara Radian Syam menjadi anggota Ombudsman.

Dengan demikian, rangkaian pelantikan pada 1 Oktober 2026 mencakup 18 pejabat. Komposisinya meliputi lima menteri, lima wakil menteri, empat pejabat lembaga, dua pejabat Ombudsman, serta dua pejabat di jajaran pimpinan Polri.

Pelantikan Suyudi sebagai Kapolri sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di Polri. Dalam keterangan setelah pelantikan, Suyudi menyatakan langkah awalnya akan mencakup konsolidasi internal dan evaluasi terhadap program yang telah berjalan. Ia juga menyampaikan komitmen untuk memperkuat pelayanan publik, penegakan hukum yang adil, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Rangkaian perubahan tersebut menempatkan sejumlah pejabat pada posisi baru di sektor politik dan keamanan, hilirisasi dan energi, diplomasi, industri, keuangan, pertanian, kelautan, kelembagaan negara, hingga kepolisian. Susunan baru itu selanjutnya akan diuji melalui pelaksanaan tugas masing-masing pejabat sesuai mandat jabatan yang diberikan. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *