PPRSAR Mulia Satria memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan menghadirkan kegiatan kreatif yang melibatkan anak binaan panti dan anak-anak sekitar Banjarbaru.
BANJARBARU – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dimanfaatkan Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja (PPRSAR) Mulia Satria untuk menghadirkan ruang kebersamaan bagi anak-anak melalui kegiatan “Sehari Gasan Kanakan Banua Kita”. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi anak binaan panti dan anak-anak sekitar untuk bermain, berkreasi, serta meningkatkan rasa percaya diri.
Kegiatan yang digelar di lingkungan PPRSAR Mulia Satria itu melibatkan anak-anak binaan panti bersama peserta dari taman kanak-kanak (TK) di sekitar wilayah panti. Selain menjadi bagian dari perayaan HAN, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Kepala PPRSAR Mulia Satria Sacik Kartikowati mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman positif bagi anak-anak sekaligus mendukung proses tumbuh kembang mereka melalui aktivitas edukatif dan kreatif.
“Hari ini kita melaksanakan kegiatan bertajuk Sehari Gasan Kanakan Banua Kita yang dapat diartikan sebagai One Day for Children dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026. Selain diikuti anak-anak panti, kami juga mengundang anak-anak TK di sekitar panti agar dapat bersama-sama merasakan kebahagiaan dalam kegiatan ini,” ujar Sacik sebagaimana diberitakan Diskominfo, Kamis, (23/07/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PPRSAR Mulia Satria juga memberikan penghargaan kepada anak-anak yang berhasil meraih prestasi dalam sejumlah perlombaan selama masa libur sekolah. Perlombaan yang digelar meliputi Syarhil Quran, karaoke lagu Banjar, lomba mewarnai tingkat TK dan SD, serta Syair Maulid Habsyi.
Sacik menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas, keberanian tampil, dan kemampuan sosial anak-anak.
Ia berharap momentum HAN dapat menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan terus berperan dalam menjaga, melindungi, dan memenuhi hak-hak anak.
“Sesuai tema Hari Anak Nasional tahun ini, Sayangi Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depannya, kami berharap seluruh orang tua dan masyarakat memiliki kepedulian yang lebih besar terhadap masa depan anak-anak. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang kelak akan melanjutkan pembangunan Indonesia,” katanya.
Sacik menambahkan, perhatian terhadap anak harus diberikan sejak usia dini melalui kasih sayang, perlindungan, serta pemenuhan kebutuhan dasar agar mereka dapat berkembang secara optimal.
“Dengan kasih sayang, perlindungan, dan pemenuhan hak-haknya, anak-anak akan memiliki kesempatan untuk berkembang secara maksimal sehingga mampu menjadi generasi yang berkualitas dan membawa masa depan yang lebih baik bagi bangsa Indonesia,” tutupnya. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan