AS Tak Akan Tekan Tombol Nuklir untuk Iran

Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak akan menggunakan senjata nuklir terhadap Iran dan memilih kekuatan militer konvensional.

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan tidak akan menggunakan senjata nuklir dalam menghadapi Iran, meskipun sebelumnya sempat melontarkan ancaman keras terhadap negara tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington, sebagai respons atas meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Ia menilai kekuatan militer konvensional sudah memadai untuk melumpuhkan infrastruktur strategis Teheran tanpa harus memicu penggunaan senjata pemusnah massal.

“Tidak, saya tidak akan menggunakannya (senjata nuklir). Mengapa saya harus menggunakan senjata nuklir ketika kita telah, dengan cara yang sangat konvensional, menghancurkan mereka tanpa itu? Sebuah senjata nuklir tidak boleh pernah diizinkan untuk digunakan oleh siapa pun,” tegas Donald Trump, sebagaimana diberitakan Fin, Jumat (24/4/2026).

Sikap tersebut menjadi penegasan arah kebijakan militer AS yang, menurut Trump, tetap mengedepankan pendekatan non-nuklir dalam menghadapi konflik dengan Iran. Padahal sebelumnya, Trump sempat mengeluarkan pernyataan bernada ancaman terkait potensi kehancuran besar terhadap Iran.

Pernyataan Trump juga mencerminkan upaya menjaga batas penggunaan senjata nuklir di tengah dinamika geopolitik global yang kian memanas. Ia menekankan bahwa penggunaan senjata tersebut berpotensi menimbulkan dampak luas dan tidak terkendali bagi peradaban dunia.

Ketegangan antara AS dan Iran sendiri terus menjadi perhatian internasional, mengingat kedua negara memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah. Sikap terbaru Trump ini diharapkan dapat meredam eskalasi konflik sekaligus membuka ruang bagi pendekatan lain di luar kekuatan nuklir. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com