Cetak SDM Unggul, FIM PII Kalsel dan ULM Bangun Sinergi Berkelanjutan

FIM PII Wilayah Kalsel dan ULM menandatangani MoU untuk memperkuat pendidikan, penelitian, dan peningkatan kompetensi profesi dalam mencetak insinyur yang siap menghadapi tantangan pembangunan.

BANJARBARU – Forum Insinyur Muda (FIM) Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk memperluas pengembangan sumber daya manusia di bidang keinsinyuran. Kesepakatan tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak insinyur profesional yang siap menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan nasional.

Kerja sama yang dilaksanakan di ULM itu menjadi langkah awal sinergi antara organisasi profesi dan perguruan tinggi dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kapasitas profesi insinyur di Kalsel.

Penandatanganan MoU turut disaksikan Wakil Rektor (Warek) ULM Yusuf Aziz, Dekan Fakultas Teknik ULM Iphan Fitrian Radam, Wakil Dekan (Wadek) Fakultas Teknik ULM Abdul Gofur, Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) ULM Ida Barkiah, para dosen, ketua program studi, pengurus FIM PII Wilayah Kalsel, serta perwakilan Forum Alumni Muda (FAM) PII Kalsel.

Ketua FIM PII Wilayah Kalsel, Nanang Elva Julianoor Putra, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah konkret untuk membangun ekosistem keinsinyuran yang lebih kuat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan sinergi ini menghasilkan program-program nyata yang mampu meningkatkan kualitas mahasiswa, dosen, dan para insinyur muda sehingga siap menghadapi tantangan pembangunan di tingkat daerah maupun nasional,” katanya, sebagaimana diberitakan Diskominfomc, Rabu (29/07/2026).

Menurut Nanang, perkembangan teknologi, transformasi digital, hingga tantangan perubahan iklim menuntut hadirnya insinyur yang memiliki kemampuan teknis, inovatif, mampu bekerja sama lintas sektor, serta menjunjung tinggi profesionalisme.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, FIM PII Kalsel dan ULM akan mengembangkan berbagai kegiatan, seperti seminar nasional, kuliah umum, pelatihan, workshop, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan mahasiswa, hingga program peningkatan kompetensi profesi yang mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Sementara itu, Warek ULM Yusuf Aziz menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi menjadi bagian penting dalam menciptakan lulusan yang memiliki daya saing tinggi sekaligus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

“Saya berharap kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kualitas pendidikan keinsinyuran, tetapi juga melahirkan inovasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Melalui kemitraan tersebut, FIM PII Kalsel dan ULM berkomitmen merealisasikan berbagai program kolaboratif agar manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa, akademisi, praktisi, hingga masyarakat luas. Sinergi itu diharapkan menjadi fondasi dalam mencetak generasi insinyur yang profesional, adaptif, berintegritas, dan mampu menjadi penggerak pembangunan daerah maupun Indonesia. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com