Kesbangpol Kalsel Mulai Gembleng 44 Calon Paskibraka Provinsi

Sebanyak 44 calon Paskibraka Provinsi Kalsel mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan selama 21 hari sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

BANJARBARU – Sebanyak 44 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2026 mulai menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Kampus II Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalsel, Banjarbaru, sebagai tahap akhir pembinaan menjelang pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pemusatan diklat yang dimulai pada Rabu (29/7/2026) itu akan berlangsung hingga 18 Agustus 2026. Selama 21 hari, para peserta dipersiapkan untuk menjalankan tugas sebagai pasukan pengibar dan penurun Sang Merah Putih pada upacara tingkat provinsi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalsel, Ronny Eka Saputra, yang mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalsel Muhammad Syarifuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi berjenjang hingga tingkat provinsi.

“Selamat kepada adik-adik yang telah terpilih sebagai calon Paskibraka Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026. Ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Diskominfomc, Rabu (29/07/2026).

Ronny mengingatkan peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dengan disiplin, menjaga loyalitas, serta mempersiapkan kondisi fisik dan mental untuk memberikan penampilan terbaik saat bertugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Jadikan pendidikan dan pelatihan ini sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, memperkuat nasionalisme, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Tampilkan performa terbaik dan kibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kebanggaan dan kecintaan kepada bangsa,” pesannya.

Ia juga meminta seluruh pelatih dan pembina menjalankan proses pembinaan secara optimal sejak hari pertama hingga berakhirnya pemusatan diklat agar seluruh peserta siap mengemban tugas kenegaraan.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kalsel, Ihda Wardati, menjelaskan bahwa pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan bagian dari tahapan pembentukan Paskibraka yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

Menurut Ihda, sebanyak 44 peserta yang mengikuti diklat merupakan hasil seleksi dari 88 pelajar terbaik tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat kelas XI yang dikirim seluruh kabupaten dan kota di Kalsel. Dari 46 peserta terbaik tingkat provinsi, dua di antaranya telah ditetapkan sebagai calon Paskibraka Nasional dan mengikuti pemusatan pelatihan di Jakarta sejak 14 Juli 2026.

Dua wakil Kalsel pada seleksi nasional tersebut adalah I Nyoman Harya dari Kota Banjarmasin dan Siti Nur Adlina dari Kabupaten Banjar. Adapun 44 peserta lainnya atau 22 pasang dipersiapkan sebagai calon Paskibraka tingkat provinsi.

Selain latihan baris-berbaris dan tata cara pengibaran bendera, peserta juga memperoleh materi mengenai Pancasila, wawasan kebangsaan, kewarganegaraan, bela negara, ketahanan nasional, hingga literasi digital sebagai bekal pembentukan karakter generasi muda.

“Tujuan kegiatan ini adalah membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, memiliki semangat persatuan, cinta tanah air, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” pungkasnya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com