Demo DPRD Kukar Memanas, Kuasa Hukum Duga Ada Massa Bayaran

Kemunculan massa tandingan usai aksi damai di DPRD Kukar memicu ketegangan dan dugaan rekayasa politik.

KUTAI KARTANEGARA – Aksi penyampaian pendapat di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (04/05/2026), memanas setelah munculnya massa tandingan yang diduga terorganisasi dan memicu ketegangan di lokasi.

Aksi yang digelar aliansi masyarakat tersebut awalnya berlangsung tertib. Aliansi yang terdiri dari Remaong Kutai Berjaya, Remaong Kutai Benamang, Bubuhan Banjar Kayuh Beimbai, serta elemen masyarakat lainnya menyampaikan sembilan tuntutan, termasuk terkait wacana pergantian Ketua DPRD Kukar.

Situasi berubah ketika sekelompok massa lain tiba-tiba muncul dan secara terbuka menolak tuntutan utama, khususnya terkait pergantian pimpinan DPRD Kukar. Kehadiran massa tandingan itu memicu suasana panas meski sebelumnya aksi utama telah ditutup secara damai.

Penasihat Hukum demonstran, Agus Setiawan, menilai kemunculan kelompok tersebut bukan peristiwa spontan. Ia menduga adanya rekayasa yang mengarah pada upaya pembungkaman aspirasi masyarakat.

“Ini bukan kebetulan. Massa tandingan ini tiba-tiba muncul dengan spanduk seragam dan koordinasi rapi. Kami yakin 100% ini kelompok bayaran yang diduga diciptakan Ketua DPRD untuk membungkam suara rakyat,” tegas Agus Setiawan di lokasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa tandingan datang sekitar 30 menit setelah aksi utama berakhir. Selain itu, mereka terlihat membawa spanduk dengan desain seragam yang dinilai telah dipersiapkan sebelumnya.

Atas kejadian tersebut, demonstran meminta Kepolisian Resor (Polres) Kukar melakukan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Jangan sampai DPRD jadi sarang main boneka politik,” Agus.

Hingga berita ini diturunkan, DPRD Kukar belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut maupun tudingan yang disampaikan pihak demonstran. []

Penulis: Yusuf | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com