Dokumen Rahasia UFO Resmi Dibuka, Isu Epstein Kembali Disorot

Pemerintahan Donald Trump membuka akses publik terhadap 162 dokumen rahasia UFO, namun langkah itu memicu tudingan sebagai pengalihan isu dari kasus Jeffrey Epstein.

WASHINGTON DC – Publik Amerika Serikat (AS) kini dapat mengakses ratusan dokumen rahasia mengenai laporan penampakan Unidentified Flying Object (UFO) setelah Pentagon atau Departemen Pertahanan AS membuka arsip tersebut ke publik. Namun, kebijakan pemerintahan Presiden AS Donald Trump itu justru memicu kritik dan tudingan pengalihan isu dari kasus Jeffrey Epstein.

Sebanyak 162 dokumen rahasia terkait laporan penampakan UFO dirilis Pentagon pada Jumat, (08/05/2026) pagi waktu setempat. Dokumen tersebut berasal dari sejumlah lembaga pemerintah AS, termasuk Federal Bureau of Investigation (FBI) atau Biro Investigasi Federal, Departemen Luar Negeri AS, dan National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Antariksa AS.

Seluruh arsip tersebut kini dapat diakses masyarakat melalui situs resmi Pentagon. Langkah itu disebut sebagai bagian dari keterbukaan informasi pemerintah terkait laporan benda terbang tak dikenal yang selama ini menjadi perhatian publik.

Meski demikian, keputusan pemerintahan Trump membuka dokumen UFO menuai kecaman dari seorang politikus AS. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk “propaganda” dan upaya mengalihkan perhatian publik dari kasus Jeffrey Epstein yang kembali menjadi sorotan.

Kontroversi mengenai publikasi arsip UFO itu sebagaimana diberitakan Detiknews pada Sabtu, (09/05/2026), memunculkan perdebatan baru di AS terkait transparansi pemerintah dan kepentingan politik di balik pembukaan dokumen rahasia.

Fenomena UFO sendiri selama bertahun-tahun menjadi topik yang memicu spekulasi luas di AS, terutama setelah sejumlah laporan penampakan dari personel militer dan warga sipil mencuat ke publik. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com