ilustrasi

Dugaan Percobaan Pemerkosaan Gegerkan Warga Pelingkau

Seorang pesepeda perempuan berhasil menyelamatkan diri setelah melawan pria tak dikenal yang diduga menyerangnya di jalan sepi kawasan Pelingkau.

KOTAWARINGIN BARAT – Seorang perempuan berinisial JH berhasil menyelamatkan diri setelah diduga menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh orang tidak dikenal (OTK) saat bersepeda pagi di jalan sepi kawasan Rukun Tetangga (RT) 28, Pelingkau, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (04/06/2026) sekitar pukul 06.20 WIB.

Peristiwa itu terjadi ketika JH melintas di jalan perkampungan. Saat bersepeda, ia melihat seorang pria berdiri di dekat jembatan dengan sepeda motor matik terparkir tidak jauh dari lokasi. JH semula tidak curiga dan tetap melanjutkan perjalanan.

Namun, pria tersebut diduga mengejar korban, lalu mendorongnya hingga terjatuh dari sepeda. Pelaku kemudian berusaha melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban, sebagaimana diberitakan Radarsampit, Kamis (04/06/2026).

“Karena saya melawan, dia menampar wajah saya hingga memar kemerahan. Saya terus melawan sampai akhirnya dia lari,” ujar JH.

Setelah mendapat perlawanan dari korban, pelaku melarikan diri ke arah ujung kampung. JH kemudian segera menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.

JH menyebut pelaku memiliki perawakan sedang, berkulit sawo matang, berambut hitam, serta diperkirakan berusia sekitar 25 tahun. Saat kejadian, pelaku disebut mengenakan kaus putih, celana pendek, sandal selop hitam, dan menggunakan sepeda motor matik.

Korban mengimbau warga yang berolahraga pada pagi atau sore hari agar tidak melintas sendirian, terutama di jalur sepi. Ia juga meminta warga yang memiliki rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian membantu proses pengungkapan dugaan kasus tersebut.

“Selama ini saya sering lewat jalan itu dan tidak pernah terjadi apa-apa. Rencananya akan saya laporkan ke kepolisian,” katanya.

Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sepi, sekaligus mendorong lingkungan sekitar memperkuat pengawasan demi mencegah kejadian serupa terulang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com