Hanya Dua Jemaah, Malinau Tetap Layani Keberangkatan Haji 2026

Meski kuota haji 2026 nyaris nihil, Malinau tetap memberangkatkan dua jemaah cadangan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau tetap memberangkatkan calon jemaah haji meski kuota tahun 2026 sangat terbatas, yakni hanya dua orang, sebagai bagian dari komitmen pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

Pelepasan dua calon jemaah haji tersebut dilakukan dalam acara resmi di ruang rapat Wakil Bupati (Wabup) Malinau, Selasa (28/04/2026). Kegiatan ini dihadiri unsur pemerintah daerah serta Kementerian Agama (Kemenag) Malinau.

Wabup Malinau Jakaria menyampaikan, meskipun jumlah jemaah sangat terbatas, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian penuh terhadap proses keberangkatan.

“Alhamdulillah, kita patut bersyukur karena tahun ini masih ada dua orang jemaah haji dari Malinau yang diberangkatkan. Ini adalah panggilan Allah, tidak semua orang mendapat kesempatan ini,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Selasa (28/04/2026).

Ia menjelaskan, keberangkatan jemaah direncanakan pada awal Mei 2026 melalui embarkasi Balikpapan dan akan tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 bersama jemaah dari daerah lain di Kalimantan Utara.

Dalam kesempatan itu, Jakaria juga mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental, mengingat kedua jemaah berangkat tanpa rombongan besar.

“Karena hanya dua orang, saya berharap Bapak dan Ibu benar-benar mandiri, saling membantu, serta menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pesannya.

Ia juga menekankan agar jemaah menjaga nama baik daerah serta mengikuti seluruh arahan petugas selama berada di Arab Saudi.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Malinau, kami mendoakan semoga berangkat dalam keadaan sehat dan kembali sebagai haji yang mabrur,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Malinau Umar Maya mengungkapkan bahwa keterbatasan kuota tahun ini dipengaruhi perubahan kebijakan nasional terkait penyelenggaraan ibadah haji.

“Akibat perubahan tersebut, kuota haji Malinau untuk tahun 2026 dan 2027 sebenarnya nihil. Dua jemaah yang berangkat tahun ini merupakan jemaah cadangan yang telah melunasi biaya pada tahun 2025,” jelasnya.

Ia menambahkan, masa tunggu haji saat ini mencapai sekitar 26 tahun, sehingga berdampak pada jadwal keberangkatan jemaah di berbagai daerah, termasuk Malinau.

Meski demikian, Pemkab Malinau tetap berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji, termasuk membantu pembiayaan transportasi jemaah menuju embarkasi Balikpapan.

“Ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah haji,” tutupnya.

Dua jemaah haji asal Malinau dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 5 Mei 2026 dan berangkat ke Tanah Suci pada 6 Mei 2026, dengan estimasi masa ibadah sekitar 36 hari. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com