Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Maratua dimanfaatkan Pemkab Berau untuk memperkuat promosi wisata bahari sekaligus menyerukan pelestarian ekosistem laut dan peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
BERAU – Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut Pulau Maratua menjadi momentum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat promosi wisata bahari sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut agar potensi pariwisata memberi manfaat ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.
Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tersebut berlangsung di perairan Pulau Maratua beberapa waktu lalu. Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bertindak sebagai inspektur upacara dalam kegiatan yang melibatkan sejumlah penyelam.
Peserta pengibaran bendera berasal dari komunitas Berau Diver, penyelam bebas (free diver), serta penyelam dari sejumlah resor wisata di kawasan Maratua. Kolaborasi tersebut sekaligus mempertemukan pemerintah daerah, komunitas penyelam, dan pelaku pariwisata dalam mempromosikan potensi bahari Berau.
Sri Juniarsih menilai kekayaan bawah laut Maratua tidak hanya menjadi aset pariwisata, tetapi juga memiliki potensi untuk menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat apabila dikelola dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.
“Dari bawah laut Maratua, kita kobarkan semangat kemerdekaan sekaligus menunjukkan kekayaan alam Berau. Potensi ini harus terus kita jaga dan kembangkan agar memberikan dampak positif bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat,” ujar Sri Juniarsih Mas.
Pengibaran Merah Putih di bawah laut tersebut, sebagaimana diberitakan Prokopim, Senin (17/08/2026), juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Maratua sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Berau kepada masyarakat yang lebih luas.
Pemkab Berau berharap daya tarik wisata bawah laut Maratua dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas perputaran ekonomi di sektor akomodasi, kuliner, transportasi, jasa wisata, hingga usaha masyarakat lokal.
Namun, pengembangan pariwisata tersebut juga diarahkan agar berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Kekayaan laut dinilai menjadi modal utama yang harus dipertahankan agar pariwisata Maratua dapat berkembang dalam jangka panjang tanpa mengorbankan ekosistem yang menjadi daya tarik utamanya.
Kolaborasi pemerintah, komunitas penyelam, pelaku usaha wisata, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat posisi Maratua sebagai destinasi wisata bahari unggulan sekaligus memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian laut Berau. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan