Aparat Amerika Serikat mengidentifikasi pelaku penembakan di White House Correspondents’ Dinner sebagai pria 30 tahun asal California dan masih menyelidiki motifnya.
WASHINGTON – Aparat keamanan Amerika Serikat mengungkap identitas pelaku penembakan dalam insiden di sela acara White House Correspondents’ Dinner yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu malam, (25/04/2026), yang sempat memicu kepanikan di lokasi kegiatan resmi tersebut.
Otoritas setempat menyatakan pelaku merupakan seorang pria berusia 30 tahun asal California. Identifikasi ini dilakukan setelah aparat melakukan penelusuran cepat pascainsiden yang mengganggu jalannya acara tahunan yang dihadiri jurnalis, pejabat negara, dan tamu undangan tersebut.
Insiden penembakan terjadi secara tiba-tiba saat acara berlangsung, dan memicu kepanikan di antara para peserta. Sejumlah saksi mata menyebut pelaku berada di posisi lebih tinggi saat melakukan aksinya.
“Penembak itu jelas berada di tanah dan menembak ketika saya melihatnya, saya hanya beberapa meter jauhnya,” kata jurnalis CNN Indonesia, Wolf Blitzer, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Sabtu, (25/04/2026).
Pernyataan tersebut memperkuat dugaan awal aparat bahwa pelaku memiliki posisi strategis untuk melakukan aksinya di tengah kerumunan. Hingga kini, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan terkait motif serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut.
Peristiwa ini menambah sorotan terhadap aspek keamanan dalam acara kenegaraan di Amerika Serikat, khususnya kegiatan yang melibatkan tokoh politik tingkat tinggi dan media internasional. Aparat menegaskan proses investigasi akan terus berlanjut guna memastikan seluruh rangkaian kejadian terungkap secara menyeluruh.
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kondisi detail korban akibat insiden tersebut, sementara lokasi kejadian telah diamankan sepenuhnya oleh aparat keamanan federal. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan