Pemkab Malinau memastikan kesehatan, konsumsi, kostum, dan kualitas latihan peserta terpenuhi agar kafilah dapat tampil optimal sebagai tuan rumah MTQ Kaltara 2026.
MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memperketat kesiapan kesehatan, konsumsi, perlengkapan, dan latihan peserta kafilah menjelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan agar para peserta dapat berkonsentrasi penuh memberikan penampilan terbaik saat Malinau menjadi tuan rumah kompetisi keagamaan tersebut.
Wakil Bupati (Wabup) Malinau Jakaria memeriksa kesiapan peserta yang sedang mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) di Hotel MC, Minggu (21/06/2026) malam. Dalam kunjungan tersebut, ia memberikan motivasi sekaligus meminta panitia memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi.
Jakaria menegaskan bahwa peserta TC merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Malinau (Malinau) yang terpilih mewakili daerah pada MTQ tingkat Kaltara. Karena itu, seluruh waktu selama karantina harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan.
“Jangan pernah menyepelekan usaha sekecil apa pun. Orang tua dulu selalu mengatakan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Pegang teguh itu dan manfaatkan waktu TC ini untuk memperbaiki segala kekurangan yang masih ada,” pesannya, sebagaimana diberitakan Pemerintah Kabupaten Malinau, Minggu, (21/06/2026).
Ia juga meminta peserta terus meningkatkan kepercayaan diri dan tidak cepat puas terhadap kemampuan yang telah dimiliki. Kesempatan berlatih bersama pelatih selama karantina dinilai penting untuk mematangkan kemampuan teknis dan mental sebelum tampil dalam perlombaan.
Sebagai tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2026, Pemkab Malinau menaruh harapan besar kepada seluruh peserta agar mampu mengharumkan nama daerah. Jakaria optimistis Malinau dapat bersaing dengan kabupaten dan kota lain meskipun memiliki jumlah penduduk yang lebih sedikit.
Selain kemampuan peserta, kondisi kesehatan menjadi perhatian utama selama TC. Jakaria meminta panitia mengawasi konsumsi, pemberian vitamin, dan pelayanan kesehatan agar tidak ada peserta yang mengalami gangguan menjelang perlombaan.
“Saya minta tidak ada lagi makanan yang dapat mengganggu kondisi kesehatan peserta. Konsumsi harus diperhatikan, kesehatan harus dijaga, dan tim medis harus aktif memantau kondisi peserta sampai pelaksanaan MTQ nanti,” tegasnya.
Jakaria turut meminta panitia memastikan seluruh perlengkapan dan kostum peserta tersedia tepat waktu. Persoalan teknis tersebut harus diselesaikan oleh panitia agar peserta tidak kehilangan fokus selama menjalani latihan.
Dengan kesiapan latihan, kesehatan, konsumsi, dan perlengkapan yang terkoordinasi, kafilah Malinau diharapkan mampu tampil optimal sekaligus memenuhi ekspektasi masyarakat saat berlaga di hadapan publik sendiri. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan