Jasad Perempuan Ditemukan dalam Mobil Dinas di Bandara Juanda

Polisi menelusuri identitas korban, penyebab kematian, dan kepemilikan mobil berpelat merah yang diduga telah terparkir selama beberapa hari di Bandara Juanda.

JAWA TIMUR – Sebuah mobil Toyota Innova berpelat merah menjadi salah satu fokus penyelidikan setelah jasad perempuan ditemukan di dalam kendaraan tersebut di area parkir Terminal 1 Bandar Udara (Bandara) Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (24/06/2026). Polisi masih mengidentifikasi korban dan menelusuri status kepemilikan kendaraan yang diduga merupakan mobil dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

Mobil hitam dengan nomor polisi M 1090 GP itu ditemukan dalam kondisi terparkir. Seorang saksi menyebut kendaraan tersebut kemungkinan telah berada di area bandara selama beberapa hari, tetapi informasi itu masih memerlukan verifikasi dari kepolisian maupun pengelola bandara.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo, Siko, mengatakan petugas telah diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi dan penyelidikan.

“Kami masih melakukan identifikasi dan anggota masih ke TKP lakukan lidik,” kata Siko saat dikonfirmasi.

Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dan Kepolisian Sektor (Polsek) Sedati juga dikerahkan ke lokasi. Jasad korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Pusat Pendidikan (Pusdik) Bhayangkara Porong untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan tersebut, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Rabu, (24/06/2026), bermula ketika sejumlah pengemudi taksi daring yang berada di sekitar Bandara Juanda mencurigai cairan tidak biasa menetes dari bagian bawah mobil.

“Tadi jam 11.30 WIB, teman-teman grab itu kan mangkal di sini, ada salah satu teman itu lihat ada mobil yang keluarkan cairan gak normal, kayak solar atau air radiator,” kata seorang saksi Bagus Tri ditemui di lokasi.

Para saksi kemudian mengamati bagian dalam kendaraan melalui kaca jendela. Mereka melihat seorang perempuan berada dalam posisi bersandar di kursi depan sebelah kiri atau di samping kursi pengemudi.

“Teman saya yang lihat langsung teriak, dan teman-teman yang lain lari terus pas ihat ternyata ada orangnya, di sebelah kiri depan, sebelah sopir, duduk tiduran, kondisinya bengkak, perempuan berjilbab pakai baju kuning,” ucapnya.

Menurut Bagus, korban mengenakan pakaian berwarna kuning dan jilbab. Jasad tersebut tampak membengkak dan kaku, sedangkan bagian perut terlihat membesar. Para pengemudi taksi daring selanjutnya melaporkan temuan itu kepada petugas keamanan bandara.

Bagus mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan kendaraan tersebut mulai terparkir. Namun, ia memperoleh informasi dari rekannya bahwa mobil itu kemungkinan sudah berada di lokasi selama empat hari.

“Awalnya enggak notice blas. Baru-baru pagi tadi. Baru pagi tadi. Tapi teman ada yang bilang kemungkinan sudah empat harian,” ucapnya.

Polisi belum mengungkap identitas korban, penyebab kematian, hubungan korban dengan kendaraan, maupun pihak terakhir yang menggunakan mobil tersebut. Dugaan bahwa kendaraan itu merupakan mobil dinas Pemkab Bangkalan juga masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dokumen dan penelusuran kepemilikan.

General Manager (GM) Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyatakan pengelola bandara mendukung proses penyelidikan aparat penegak hukum.

“Manajemen Bandara Juanda mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib,” ucapnya.

Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap identitas perempuan tersebut, penyebab kematiannya, lama kendaraan terparkir, serta keterkaitan mobil berpelat merah itu dengan instansi pemerintah. Hasil pemeriksaan medis, rekaman kamera pengawas, dan penelusuran riwayat kendaraan akan menjadi bagian penting untuk memperjelas rangkaian peristiwa. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com