Sebanyak 30 kader Posyandu dari enam desa di Kecamatan Sembakung mengikuti orientasi selama empat hari untuk memperkuat pelayanan kesehatan primer hingga tingkat keluarga.
NUNUKAN – Sebanyak 30 kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dari enam desa di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, mengikuti orientasi selama empat hari untuk memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan dasar hingga tingkat keluarga.
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Nunukan itu berlangsung pada 9 hingga 12 Juni 2026 di Aula Kecamatan Sembakung, sebagaimana diwartakan Simp4tik, Jumat, (12/06/2026).
Orientasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi layanan primer. Melalui kegiatan ini, kader Posyandu dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Camat Sembakung Santi Widayat. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Atap Said Mochdar, Kepala Desa (Kades) Manuk Bungkul, serta kader Posyandu dari enam desa di wilayah Kecamatan Sembakung.
Sejumlah narasumber dan fasilitator turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari penanggung jawab Penyakit Tidak Menular (PTM), Promosi Kesehatan, Gizi, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Lansia, serta Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Puskesmas Atap. Kegiatan ini juga melibatkan penanggung jawab Promosi Kesehatan Puskesmas Sanur, Puskesmas Pembeliangan, dan perwakilan Dinkes P2KB Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Santi menegaskan kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tengah masyarakat. Menurut dia, kader tidak hanya membantu pelayanan kesehatan dasar, tetapi juga menjadi penggerak perilaku hidup sehat dan penghubung antara masyarakat dengan fasilitas pelayanan kesehatan.
“Melalui kegiatan orientasi ini, saya berharap seluruh kader dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas dalam memberikan pelayanan Posyandu yang berkualitas. Semangat bagi seluruh kader yang mengikuti orientasi ini hingga selesai,” ujar Camat Sembakung.
Sementara itu, Said menyampaikan penguatan kapasitas kader Posyandu merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi layanan primer. Ia menilai kader Posyandu merupakan mitra kerja Puskesmas yang berperan penting menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga.
“Melalui orientasi ini, para kader tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam pelayanan Posyandu. Kami berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di desa masing-masing,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta. Setelah itu, peserta menerima materi mengenai kebijakan Posyandu, pengelolaan Posyandu, serta enam bidang layanan dasar Posyandu.
Enam bidang layanan tersebut meliputi pelayanan bagi ibu hamil, ibu nifas dan menyusui, bayi dan balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, serta lanjut usia. Peserta juga mendapatkan materi komunikasi efektif untuk memperkuat kemampuan kader dalam memberikan edukasi dan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
Selain materi teori, para peserta mengikuti praktik pelayanan Posyandu dan praktik kunjungan rumah. Metode ini diberikan agar kader memiliki keterampilan lapangan yang dapat diterapkan langsung dalam pelayanan kesehatan di desa masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, para kader menunjukkan antusiasme tinggi. Diskusi interaktif dan praktik lapangan menjadi ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman sekaligus berbagi pengalaman terkait pelaksanaan Posyandu di wilayah masing-masing.
Penutupan kegiatan dirangkai dengan pemberian hadiah kepada kader yang aktif dan sering bertanya selama orientasi. Apresiasi juga diberikan kepada kader terlama sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi dan semangat pengabdian dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui orientasi ini, kader Posyandu di Kecamatan Sembakung diharapkan mampu menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas layanan Posyandu serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan