ilustrasi

Kebakaran Sore Hari di Tapin, Satu Rumah Rata dengan Tanah

Satu rumah di Kecamatan Bungur, Tapin, ludes terbakar dan menyebabkan empat jiwa terdampak, sementara penyebab kejadian masih diselidiki.

TAPIN – Satu keluarga beranggotakan empat jiwa kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka di Jalan Tampunang Sabah RT 003, Kecamatan Bungur, Kabupaten Tapin, ludes terbakar pada Kamis (25/06/2026) sore.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian akibat kebakaran yang menghanguskan rumah milik Rudini itu ditaksir mencapai Rp100 juta, sebagaimana diberitakan Kalimantanpost, Kamis, (25/06/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapin, M Noor, mengatakan laporan kebakaran diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Tapin sekitar pukul 16.48 Wita.

“Objek yang terbakar satu unit rumah dengan tingkat kerusakan mencapai 100 persen. Selain itu, tiga unit sepeda motor juga ikut terdampak dalam kebakaran,” ujar M Noor.

Setelah menerima laporan, BPBD Tapin mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC), Satuan Tugas (Satgas) BPBD, serta personel Pusdalops-PB ke lokasi kejadian. Petugas bergerak untuk membantu pemadaman sekaligus mencegah api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.

Proses pemadaman turut melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar), relawan Barisan Pemadam Kebakaran (Bapara) Tapin, serta Barisan Pemadam Kebakaran (Balakar) Tapin.

“Pemadaman dilakukan menggunakan dua unit mobil tangki air. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan pendataan terhadap dampak kejadian,” kata M Noor.

Meski rumah dan sejumlah barang berharga tidak dapat diselamatkan, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri. Pemerintah daerah bersama unsur terkait kemudian melakukan pendataan untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dapat segera ditangani.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat memasuki musim kemarau. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com