Sembilan kapal mengevakuasi 227 penumpang selamat dan lima korban meninggal dari KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep.
JAWA TIMUR – Sembilan kapal mengevakuasi 232 orang dari insiden kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim), Minggu (02/08/2026). Sebanyak 227 orang ditemukan selamat dan lima lainnya meninggal dunia, sementara pencarian terhadap kemungkinan korban lain masih berlanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya Nanang Sigit mengatakan data tersebut merupakan pembaruan hingga pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Pendataan dihimpun dari kapal-kapal yang terlibat dalam operasi evakuasi.
Nanang menyampaikan pembaruan tersebut, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Minggu, (02/08/2026).
“Update Pukul WIB 17.00, korban berhasil dievakuasi: selamat 227 orang, meninggal dunia 5 orang,” kata Nanang.
Kapal Meratus Pematang Siantar mengevakuasi penumpang terbanyak, yakni 109 orang selamat dan dua korban meninggal dunia. Kapal tunda (tugboat/TB) Hasnur 26 mengevakuasi 65 orang selamat dan satu korban meninggal dunia.
Meratus Project 3 menyelamatkan 13 penumpang dan mengevakuasi satu korban meninggal dunia. Sementara itu, Icon Daniel mengevakuasi satu korban dalam kondisi meninggal dunia.
Lima kapal lainnya mengevakuasi seluruh penumpang dalam kondisi selamat. Transco Arafura menyelamatkan 17 orang, sedangkan Prakarsa Mas dan SC Aila XVII masing-masing mengevakuasi tujuh orang. Selaras Mas menyelamatkan tujuh orang dan British Mentor mengevakuasi dua orang.
Rincian tersebut disusun Kantor SAR Surabaya berdasarkan laporan dari sembilan kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Tim gabungan masih menyisir perairan untuk memastikan tidak ada penumpang yang tertinggal.
“Proses pencarian terhadap kemungkinan adanya korban lain masih terus dilakukan oleh tim gabungan hingga laporan ini disusun,” ucapnya.
KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar dilaporkan terbakar pada Minggu pagi. Kapal tersebut diperkirakan mengangkut sekitar 250 orang ketika kebakaran terjadi. Penyebab kebakaran belum dijelaskan dalam laporan awal petugas.
Informasi pertama diterima petugas siaga Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB. Satu menit kemudian, Perseroan Terbatas (PT) Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Kapal Penumpang Mutiara Sentosa 2 Rute Surabaya-Makasar dengan POB sekitar 250 orang terbakar,” kata Nanang dalam laporannya.
Istilah persons on board (POB) dalam laporan tersebut merujuk pada jumlah orang yang berada di atas kapal. Berdasarkan informasi perusahaan, nakhoda sempat melaporkan kebakaran di ujung utara Pulau Madura sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB sebelum komunikasi dengannya terputus.
Kantor SAR Surabaya kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.30 WIB untuk memastikan posisi terakhir kapal. Pos SAR Sumenep juga berkoordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Kalianget pada pukul 09.00 WIB.
Komunikasi SROP Kalianget dengan Meratus Project 3 pada pukul 09.45 WIB memastikan posisi KMP Mutiara Sentosa 2 berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Buruan, Sapudi. Saat ditemukan, sebagian besar badan kapal telah dilalap api dan para penumpang bertahan di bagian depan kapal.
“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” ucapnya.
Operasi pencarian diharapkan dapat memastikan seluruh penumpang telah ditemukan sekaligus memperjelas jumlah akhir korban. Investigasi lebih lanjut juga diperlukan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan mencegah insiden serupa pada pelayaran berikutnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan