Milad 50 Tahun, PPKP Ribathul Khail Tegaskan Kiprah Alumni

Milad ke-50 Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong menjadi momentum penguatan sejarah, pembangunan asrama putra, dan dokumentasi kiprah 50 tokoh alumni.

KUTAI KARTANEGARA – Setengah abad berdiri, Pondok Pesantren (Ponpes) PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong menjadikan Milad ke-50 tahun 1976–2026 sebagai momentum memperkuat identitas, mendokumentasikan sejarah, dan menegaskan peran alumni dalam membangun pendidikan Islam di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Peringatan Milad ke-50 Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga apel resmi, pembacaan sejarah pesantren, dialog kepesantrenan, penyusunan buku kiprah alumni, hingga pembangunan Asrama Putra 18 kamar senilai Rp2,2 miliar.

Apel resmi oleh Yayasan PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong yang dipimpin Ketua Yayasan Achdar Rifai dan Sekretaris Husni Thamrin

Rangkaian kegiatan diawali apel resmi oleh Yayasan PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong yang dipimpin Ketua Yayasan Achdar Rifai dan Sekretaris Husni Thamrin. Dalam apel tersebut, sejarah berdirinya pesantren dibacakan oleh Ketua Yayasan, sementara pembina upacara dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, sebagaimana dilansir Panitia Milad, Sabtu, (09/05/2026).

Dalam pembacaan sejarah itu disebutkan, Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong didirikan pada 1976 oleh Achmad Dahlan, Bupati Kutai saat itu. Kehadiran pesantren tersebut menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan pendidikan Islam yang terstruktur, berakar pada tradisi, dan berorientasi masa depan.

Pendiri Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong, Achmad Dahlan

Momentum Milad ke-50 juga ditandai dengan pengecoran cakar ayam pembangunan Asrama Putra 18 kamar. Prosesi tersebut dilakukan oleh Bupati Kukar Aulia Rachman Basri, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar Ahmad Yani, serta para undangan.

Pembangunan asrama itu menjadi simbol kesinambungan perjuangan lembaga, dari generasi pendiri hingga pengelola dan alumni masa kini. Fasilitas tersebut diharapkan memperkuat daya tampung dan kualitas pembinaan santri di lingkungan pesantren.

Ketua Panitia Milad Wahidatuzzakiah menegaskan, peringatan 50 tahun Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, Milad ini menjadi ruang silaturahmi, doa bersama atau haul, sekaligus dialog kepesantrenan untuk menghimpun gagasan dan memperkuat konsolidasi alumni.

Dialog kepesantrenan menghadirkan Nasrun Basri dari Ponpes Darul Ihsan Samarinda, Muhammad Idham yang merupakan anggota DPRD Kukar sekaligus alumni, serta Selamat Said Sanib, alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) tahun 1985, public speaker, trainer, penulis, dan penyair.

Selamat Said Sanib, yang juga Ketua Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Timur (Kaltim), menilai kekuatan pesantren harus dibangun melalui dokumentasi sejarah yang rapi dan narasi kelembagaan yang kuat.

“Branding pesantren harus dibangun melalui dokumentasi yang kuat dan narasi sejarah yang terstruktur agar keberadaan pesantren semakin diakui publik,” tegasnya.

Rangkaian Milad turut dimeriahkan penampilan seni Siti Rahmadaniah dan Gasto dari Kuarsa Mahakam yang membawakan karya “Aku Sebutir Hujan”. Penampilan tersebut menghadirkan suasana reflektif dalam peringatan setengah abad perjalanan pesantren.

Sebagai bagian dari Milad ke-50, panitia juga menyusun buku “Kiprah dan Harapan 50 Tokoh Alumni”. Buku tersebut mendokumentasikan kontribusi alumni di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, pendidikan, dakwah, ekonomi, tokoh perempuan, aparat penegak hukum, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), akademisi, seniman, hingga pengabdian sosial.

Tim penyusunan buku terdiri dari Selamat Said Sanib, Misran, Yati Sukri, Monawwarah, Yakson, dan Sarifuddin. Penyusunan buku ini diharapkan menjadi arsip penting perjalanan pesantren sekaligus bukti kiprah alumni dalam berbagai ruang pengabdian.

Puncak peringatan Milad 50 Tahun Ponpes PPKP Ribathul Khail Timbau Tenggarong dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026, di lingkungan pesantren. Peringatan setengah abad ini diharapkan menjadi titik tolak bagi pesantren untuk terus menjaga tradisi, memperkuat kelembagaan, dan mencetak generasi Islam yang unggul serta berdaya saing. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com