Pasangan suami istri korban kecelakaan di Tanah Bumbu masih mengalami penurunan kesadaran dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
TANAH BUMBU – Penanganan intensif terus dilakukan tim medis terhadap pasangan suami istri korban kecelakaan di Desa Pakettelo, Kabupaten Tanah Bumbu, yang hingga kini masih mengalami penurunan kesadaran usai benturan keras antara mobil dan sepeda motor, Selasa (14/04/2026).
Pasangan tersebut diketahui bernama M. Rafi’i dan Risnani, warga Kelurahan Sungai Bilu, yang menjadi korban setelah sepeda motor yang mereka tumpangi dihantam mobil dari arah berlawanan. Keduanya saat ini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu.
Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubag Humas) RSUD Tanah Bumbu, dr. Adies Hermina Sari, menyampaikan bahwa kondisi kedua pasien masih dalam pengawasan ketat tim medis. “Kondisi pasien keduanya masih mengalami penurunan kesadaran namun tidak meninggal,” ujar dr. Adies Hermina Sari, sebagaimana dilansir Banjarmasinpost, Selasa, (14/04/2026).
Menurutnya, tim dokter terus berupaya menstabilkan kondisi korban melalui perawatan intensif, mengingat dampak benturan yang dialami cukup berat. Meski demikian, pihak rumah sakit memastikan bahwa kedua pasien masih memiliki peluang pemulihan.
Terkait rincian luka yang dialami korban, pihak rumah sakit tidak membuka informasi tersebut kepada publik karena termasuk dalam medical record yang bersifat rahasia sesuai ketentuan layanan kesehatan.
“Untuk kondisi detail itu merupakan medical record dan bersifat rahasia,” tambahnya.
Selain penanganan medis, pihak keluarga korban juga telah diberi informasi mengenai kondisi terkini. Salah satu kerabat dilaporkan tengah dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk memberikan pendampingan.
“Info yang didapat sepupu dari pasien telah menuju ke RS,” jelasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah mobil yang melaju dari arah Pagatan menuju Batulicin mengalami slip di tikungan Pakettelo, kemudian menabrak sepeda motor korban dari arah berlawanan. Akibat benturan tersebut, kendaraan korban terpental hingga masuk ke area persawahan di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di jalur rawan kecelakaan seperti tikungan tajam, guna mencegah insiden serupa di kemudian hari.[]
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan