Narkoba Jadi Ancaman Serius, Jarwanasba PPU 2026–2029 Resmi Dilantik

Pelantikan Jarwanasba PPU menjadi langkah strategis melibatkan remaja dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

PENAJAM PASER UTARA – Ancaman penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan serius yang mengintai generasi muda di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Untuk memperkuat upaya pencegahan, pengurus Jaringan Remaja Waspada Penyalahgunaan Narkoba (Jarwanasba) PPU periode 2026–2029 resmi dilantik di Aula Lantai 1 Kantor Bupati PPU, Rabu (22/04/2026), sebagai langkah melibatkan remaja dalam memerangi narkoba.

Pelantikan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama antara Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) PPU dengan sejumlah instansi terkait sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika.

Ketua TP PKK PPU, Dewi Yuliana, menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi bangsa jika tidak ditangani secara serius dan terpadu.

“Pencegahan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada peran bersama antara keluarga, pemerintah, dan generasi muda. Jarwanasba ini menjadi wadah strategis untuk menggerakkan remaja sebagai agen perubahan di lingkungannya,” ujarnya.

Ia juga menaruh harapan besar kepada para pengurus yang berasal dari berbagai sekolah, seperti Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 PPU, SMAN 8 PPU, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 PPU, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pelita Gama PPU, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Al-Falah Petung, agar mampu menjalankan peran dengan penuh tanggung jawab.

“Kalian adalah generasi pilihan. Jaga nama baik sekolah dan keluarga, serta jadilah teladan dalam menjauhi narkoba,” pesannya.

Selain itu, Dewi Yuliana menekankan pentingnya peran keluarga melalui gerakan PKK dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkotika. Melalui 10 Program Pokok PKK, pihaknya berkomitmen mendorong ketahanan keluarga sebagai benteng utama pencegahan.

Penandatanganan kerja sama dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk penguatan kolaborasi lintas sektor guna memperluas edukasi serta program pencegahan agar lebih efektif dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi ini, kita harapkan upaya edukasi semakin masif dan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Dewi Yuliana menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia berharap langkah ini menjadi awal yang kuat dalam membentengi generasi muda PPU dari bahaya narkotika. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com