Sebanyak 28 klub dari Paser dan luar daerah bersaing selama lima hari dalam turnamen yang diarahkan untuk menjaring atlet Porprov sekaligus mengembangkan wisata olahraga dan UMKM.
PASER – Sebanyak 28 klub futsal dari Kabupaten Paser dan luar daerah mulai bersaing dalam Paser Futsal Open Championship 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Sadurengas, Tanah Grogot, Rabu (05/08/2026). Turnamen tersebut dibuka Bupati Paser Fahmi Fadli sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim).

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama oleh Fahmi. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Ketua Asosiasi Futsal Paser Zulfikar Yuliskatin, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser Syukran Amin, Ketua Panitia Pelaksana Wildan, Kepala Dinas (Kadis) Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Paser, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Paser.
Ketua Panitia Pelaksana Wildan mengatakan, Paser Futsal Open Championship merupakan bentuk komitmen penyelenggara dalam mendorong semangat sportivitas dan meningkatkan kualitas pembinaan olahraga futsal di daerah.
“Kegiatan ini diikuti 28 klub dari Paser dan luar daerah seperti PPU. Pertandingan akan berlangsung selama 5 hari di GOR Sadurengas,” ujarnya.
PPU yang dimaksud ialah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Seluruh klub dijadwalkan bertanding selama lima hari dengan mengedepankan persaingan yang kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas.
Wildan berharap turnamen tersebut mampu menghadirkan pertandingan berkualitas dan bermartabat. Penyelenggaraan kompetisi itu dibiayai melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser.
“Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Paser khususnya Disporapar sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Menurut Wildan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga, khususnya futsal. Kompetisi tersebut diharapkan dapat melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama daerah pada kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
Turnamen itu juga diarahkan untuk mendukung pengembangan wisata olahraga atau sport tourism. Kedatangan pemain dan tim dari luar daerah dinilai berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Paser.
Ketua Harian Asosiasi Futsal Paser Muhammad Taufik mengatakan, pengembangan sport tourism melalui turnamen olahraga dapat membuka ruang bagi kemunculan atlet berbakat dari Paser maupun daerah lain.
“Selain itu juga dapat memajukan budaya dan sektor UMKM di Paser. Kepada para atlet yang bertanding, tampilkan skill dan kemampuan terbaik, tapi tetap junjung sportivitas. Kepada wasit yang bertugas agar dapat bekerja secara adil dan profesional,” pesannya.
Taufik juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Paser dan para sponsor yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut.
Bupati Paser Fahmi Fadli menekankan pentingnya pembinaan olahraga, termasuk futsal, dilakukan secara berkelanjutan sejak usia dini. Penyelenggara dan organisasi olahraga diminta lebih sering mengadakan kompetisi untuk kategori pelajar maupun umum.
“Hal ini perlu untuk mencari atlet-atlet muda yang akan membela Kabupaten Paser di event-event lain yang dapat membawa nama baik daerah karena mampu berprestasi. Termasuk sebagai persiapan menghadapi Porprov ke-8 pada November nanti yang akan dilaksanakan di Paser,” kata Fahmi.
Fahmi juga meminta dukungan seluruh pihak untuk menyukseskan pelaksanaan Porprov VIII Kaltim yang dijadwalkan berlangsung di Paser pada November 2026. Dukungan masyarakat diperlukan, baik dalam menyambut kontingen maupun memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar.
“Pemkab Paser berkomitmen dan mendukung penuh penyelenggaraan event-event olahraga. Saya yakin dengan dukungan kita semua, Paser mampu melaksanakan Porprov ke-8 dengan predikat sukses prestasi dan sukses penyelenggaraan, serta menjadi salah satu destinasi wisata olahraga atau Sport Tourism bagi masyarakat Kaltim maupun skala nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan Paser Futsal Open Championship 2026, Pemkab Paser berharap pembinaan atlet, geliat ekonomi masyarakat, dan kesiapan daerah menjadi tuan rumah Porprov VIII Kaltim dapat berjalan beriringan. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan