gambar ilustrasi

Patroli Rutin Bongkar Aksi Bolos Pelajar di Sampit

Lima pelajar SMA di Sampit diamankan Satpol PP saat bolos sekolah sebagai bagian dari pengawasan disiplin hasil kerja sama dengan pihak sekolah.

KOTAWARINGIN TIMUR
– Upaya penegakan disiplin pelajar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus diperketat menyusul ditemukannya lima siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang bolos saat jam pelajaran berlangsung. Kelima pelajar tersebut diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam patroli rutin di kawasan Jalan Taman Siswa, Kecamatan Baamang, Selasa (14/04/2026).

Penindakan ini menjadi bagian dari pengawasan terpadu antara pemerintah daerah dan pihak sekolah guna menekan angka pelanggaran disiplin di kalangan pelajar. Saat ditemukan, para siswa berada di sebuah rumah barak, bukan di lingkungan sekolah sebagaimana mestinya.

Kepala Satpol PP Kotim, Widya Yulianti, menjelaskan bahwa para pelajar langsung dibawa ke kantor untuk didata dan diberikan pembinaan. “Mereka kami amankan saat patroli rutin karena kedapatan bolos sekolah. Selanjutnya dibawa ke kantor untuk didata dan diberikan pembinaan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Radar Sampit, Selasa (14/04/2026).

Selain pendataan, pembinaan juga melibatkan Dinas Kesehatan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar agar tidak mengulangi perbuatannya. Langkah ini dilakukan sebagai pendekatan preventif sekaligus pembinaan mental dan perilaku siswa.

Widya menegaskan, kegiatan patroli tersebut merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Satpol PP dan pihak sekolah dalam rangka meningkatkan kedisiplinan pelajar. Pengawasan akan terus dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang rawan menjadi lokasi bolos.

“Satpol PP akan terus melakukan pengawasan intensif melalui patroli rutin, sesuai kesepakatan bersama sekolah,” terangnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran pelajar untuk menjaga kedisiplinan demi masa depan mereka. “Kami mengimbau para siswa agar tidak mengulangi bolos sekolah karena dapat berdampak buruk bagi masa depan mereka,” pungkasnya.

Pemerintah daerah berharap sinergi antarinstansi ini mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih tertib dan mendorong pelajar untuk fokus pada kegiatan belajar mengajar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com