Kotak amal Masjid Badariah di Mendawai Seberang dicuri pada dini hari dan ditemukan warga dalam kondisi kosong di jamban tepi Sungai Arut.
KOTAWARINGIN BARAT – Rekaman kamera pengawas closed-circuit television (CCTV) menjadi petunjuk awal dalam kasus pencurian kotak amal Masjid Badariah, Rukun Tetangga (RT) 02, Kelurahan Mendawai Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kotak amal tersebut ditemukan warga dalam kondisi kosong di jamban mandi cuci kakus (MCK) tepi Sungai Arut, Jumat (29/05/2026) pagi.
Kotak amal itu sebelumnya diletakkan di teras Masjid Badariah. Warga menduga pelaku beraksi seorang diri pada dini hari saat lingkungan sekitar sepi.
Penemuan kotak amal bermula ketika seorang warga hendak buang hajat di jamban tepi Sungai Arut. Ia terkejut melihat kotak amal berada di sudut bangunan dalam kondisi kaca pecah dan tidak lagi berisi uang, kecuali sisa uang kertas lusuh senilai Rp2 ribu.
Warga RT 02 Mendawai Seberang, Romy, membenarkan kotak amal tersebut milik Masjid Badariah. Ia mengatakan aksi pelaku terekam CCTV masjid, sebagaimana diberitakan Radar Sampit, Jumat (29/05/2026).
“Kotak amal berada di teras masjid, dan pelaku beraksi seorang diri mengenakan penutup muka serta bercelana pendek. Dengan santainya pelaku masuk ke halaman masjid dan membawa kabur kotak amal,” ujarnya.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diduga masih remaja. Ciri-ciri pelaku disebut memiliki postur tubuh tinggi dan kurus. Namun, warga belum dapat memastikan identitas pelaku karena wajahnya tertutup saat beraksi.
Hingga kini, jumlah uang yang berada di dalam kotak amal belum diketahui secara pasti. Pengurus masjid belum melakukan penghitungan terhadap isi kotak amal sebelum dicuri.
Romy mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan rumah ibadah yang memiliki kotak amal dan fasilitas umum lainnya.
“Kami mengimbau warga untuk lebih waspada, karena pelaku tergolong berani dalam beraksi,” pungkas Romy. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan