Dispora Kobar mematangkan kesiapan kontingen FBIM 2026 melalui pembahasan teknis lomba, logistik, kesehatan peserta, hingga target prestasi di Palangka Raya.
KOTAWARINGIN BARAT – Kontingen Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai mengunci kesiapan teknis, logistik, kesehatan, hingga strategi lomba menjelang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Persiapan itu dimatangkan melalui technical meeting (TM) yang digelar Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kobar di Aula Juara Dispora Kobar, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi forum penyamaan persepsi bagi pelatih, pendamping cabang lomba, seniman, dan atlet yang akan membawa nama Kobar dalam ajang budaya tingkat Provinsi Kalteng. Melalui forum itu, seluruh unsur kontingen diminta memahami aturan terbaru, teknis pelaksanaan lomba, serta kebutuhan pendukung sebelum keberangkatan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan dan Pembudayaan Olahraga Dispora Kobar Dedy Fibriantoro membuka langsung kegiatan tersebut, didampingi jajaran Dispora Kobar. Ia menegaskan, TM tidak hanya menjadi agenda koordinasi rutin, tetapi bagian penting untuk memastikan kontingen tampil siap dan tidak terkendala persoalan teknis saat berlomba.
“Kita ingin memastikan seluruh kontingen memahami regulasi terbaru dari panitia provinsi. Target kita bukan hanya berpartisipasi, tetapi memberikan performa terbaik untuk membawa pulang prestasi bagi Kotawaringin Barat,” ujarnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, sejumlah aspek krusial turut dibahas, mulai dari finalisasi jadwal keberangkatan kontingen, penyesuaian agenda gladi bersih di lokasi lomba, hingga pengecekan kelengkapan atribut peserta. Persiapan itu juga mencakup kostum, alat musik tradisional, dan properti pendukung untuk kategori karnaval budaya.
Selain kesiapan perlombaan, Dispora Kobar juga menaruh perhatian pada kondisi kesehatan peserta. Standar pendampingan medis selama kegiatan menjadi salah satu pembahasan agar seniman, atlet, dan pendamping dapat mengikuti seluruh rangkaian FBIM 2026 secara optimal.
FBIM merupakan ajang budaya bergengsi tingkat Kalteng yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah. Sejumlah cabang seni budaya dan olahraga tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Karungut, Mangenta, Balogo, dan Dayung Tradisional.
Melalui pematangan persiapan ini, kontingen Kobar diharapkan tampil lebih solid, percaya diri, dan mampu menjaga semangat Isen Mulang yang bermakna pantang mundur, sebagaimana diwartakan Mmc Kobar, Selasa (12/05/2026). Dispora Kobar berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa pulang prestasi untuk daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan