Teras Samarinda Tahap II Dipadati Warga, Minim Penerangan Jadi Sorotan

Pemkot Samarinda akan membenahi penerangan, mengatur area parkir, dan mempertimbangkan penambahan fasilitas UMKM setelah Teras Samarinda Tahap II mulai ramai dikunjungi masyarakat.

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda akan membenahi sejumlah fasilitas di Teras Samarinda Tahap II setelah segmen 2, 3, dan 4 yang baru dibuka langsung dipadati masyarakat. Penerangan, area parkir, hingga ketersediaan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sejumlah fasilitas yang masuk dalam evaluasi.

Antusiasme masyarakat terlihat di berbagai area Teras Samarinda Tahap II, terutama kawasan playground yang ramai dikunjungi keluarga. Namun, tingginya jumlah pengunjung turut memunculkan perhatian terhadap minimnya penerangan di sejumlah titik, khususnya untuk menunjang kenyamanan dan keamanan pada sore hingga malam hari.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Samarinda Marnabas Patiroy mengatakan, Pemkot Samarinda akan menindaklanjuti masukan masyarakat terkait fasilitas di kawasan tersebut. Menurutnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan minor yang belum sepenuhnya diselesaikan kontraktor.

“Beberapa masukan dari masyarakat kami akan akomodir dan memang ada beberapa pekerjaan minor yang belum selesai dari kontraktor, jadi kami akan cek,” kata Marnabas saat ditemui di Samarinda, Jumat (04/09/2026).

Selain penerangan, Pemkot Samarinda juga akan menata fasilitas pendukung lainnya, termasuk pengaturan parkir untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar Teras Samarinda Tahap II.

Marnabas mengatakan, pengunjung diarahkan memanfaatkan area parkir di kawasan Pasar Pagi serta Masjid Raya Darussalam Samarinda. Pengaturan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas kendaraan dan mengurangi kepadatan di sekitar kawasan.

“Untuk parkir itu kami arahkan masuk ke Pasar Pagi dan di Masjid Darussalam Samarinda. Kan enak itu,” ujar Marnabas.

Pemkot Samarinda juga membuka kemungkinan menambah ruang bagi pelaku UMKM apabila fasilitas yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan kawasan. Penambahan akan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan serta perkembangan jumlah pengunjung.

“Jadi apapun yang diperlukan seperti kekurangan tempat UMKM, ke depannya kami akan adakan lagi seperti di Teras Samarinda 1,” tambah Marnabas.

Namun, penyempurnaan Teras Samarinda Tahap II akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Marnabas menyebut kondisi transfer keuangan daerah turut memengaruhi ruang fiskal Pemkot Samarinda dalam menjalankan pembangunan dan penyempurnaan fasilitas publik.

“Sambil berjalan kami akan perbaiki ke depannya, sebab untuk diketahui bersama pemotongan transfer keuangan daerah kita ini luar biasa,” ucap Marnabas.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Pemkot Samarinda tetap berkomitmen melengkapi fasilitas yang masih kurang. Kekurangan yang ditemukan setelah kawasan tersebut mulai digunakan masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi untuk penataan selanjutnya.

“Mudah-mudahan di 2027 atau di perubahan 2026 ini bisa kami tambah beberapa pernak-pernik yang kurang,” tutup Marnabas. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com