Trump Pertimbangkan Serbu Fasilitas Nuklir Iran

Jakarta, “Rabu, 22 April 2026” — Di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda, Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah ekstrem berupa pengiriman pasukan khusus ke Iran. Opsi ini diarahkan untuk merebut persediaan uranium dengan tingkat pengayaan tinggi yang dimiliki negara tersebut.

Rencana tersebut mencakup kemungkinan serangan terhadap fasilitas nuklir rahasia bawah tanah milik Iran. Langkah ini disebut-sebut menjadi salah satu tujuan utama dalam skenario operasi militer, selain upaya menghentikan pengembangan senjata nuklir oleh pemerintah Iran.

Sejumlah pakar militer dan mantan pejabat pertahanan Amerika Serikat menilai bahwa operasi semacam itu bukan hanya kompleks, tetapi juga berisiko tinggi. Mereka memperkirakan misi tersebut akan membutuhkan pengerahan pasukan darat dalam jumlah signifikan, serta waktu pelaksanaan yang tidak singkat—mulai dari beberapa hari hingga beberapa pekan.

“Mengamankan stok uranium itu akan menjadi salah satu ‘operasi khusus paling rumit dalam sejarah’,” kata Mick Mulroy.

Penilaian tersebut mencerminkan besarnya tantangan yang akan dihadapi, mulai dari aspek teknis, keamanan, hingga potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan. Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait pelaksanaan rencana tersebut, namun wacana ini telah memicu kekhawatiran baru di tengah situasi geopolitik yang kian memanas.

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com