Video viral yang memperlihatkan dugaan pemalakan pelajar oleh badut jalanan di Banjarbaru memicu langkah cepat pemerintah daerah untuk melakukan penertiban.
BANJARBARU – Aksi sejumlah badut jalanan yang diduga melakukan pemalakan terhadap pelajar di Kota Banjarbaru memicu keresahan masyarakat setelah rekaman kamera pengawas (closed circuit television/CCTV) terkait kejadian tersebut viral di media sosial, Rabu (06/05/2026).
Dalam video yang beredar, oknum badut terlihat menghentikan pengendara yang merupakan anak sekolah dengan cara menarik kendaraan dan memaksa meminta uang. Tindakan itu dinilai membahayakan keselamatan pelajar serta mengganggu ketertiban umum di wilayah ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
Menanggapi kejadian tersebut, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby langsung memerintahkan penanganan dan penertiban terhadap aktivitas yang melanggar aturan.
“Ya, kita proses tindak lanjut. Jika tidak mematuhi aturan, akan kita tertibkan,” kata Lisa sebagaimana diberitakan Pojokbanua, Rabu (06/05/2026).
Lisa menegaskan, penanganan kasus tersebut akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Dinas Sosial serta aparat penegak hukum. Pemerintah Kota Banjarbaru, lanjutnya, berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dari aktivitas jalanan yang meresahkan.
“Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen akan segera melakukan langkah konkret di lapangan guna menindak aktivitas yang melanggar aturan,” imbuhnya.
Sementara itu, seorang warga Banjarbaru, Egy Septha, mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah setelah adiknya diduga menjadi sasaran aksi pemalakan oleh oknum badut jalanan tersebut.
Menurut Egy, adiknya sempat mengalami ketakutan usai kejadian itu terjadi. Namun, keluarga merasa lega karena laporan masyarakat yang viral di media sosial langsung mendapat perhatian pemerintah dan aparat terkait.
“Saya mengapresiasi Wali Kota Banjarbaru dan aparat serta dinas terkait yang sudah cepat menindaklanjuti laporan masyarakat,” singkatnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena melibatkan keselamatan pelajar di jalan raya. Masyarakat berharap penertiban dapat dilakukan secara berkelanjutan agar aksi serupa tidak kembali terjadi dan ruang publik tetap aman bagi pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan