Rakernas APKASI, Bupati PPU Tegaskan Visi Nasional dan Visi Daerah Bersinergi

KEPULAUAN RIAU — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 di Grand Lotus Ballroom, Hotel Aston Batam, Kepulauan Riau, Senin (19/01/2026).

Rakernas ini menghadirkan Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, sebagai narasumber utama. Dalam arahannya, Mentan memberikan motivasi kepada seluruh bupati di Indonesia sekaligus memperkenalkan slogan baru “APKASI Seribu Aksi, APKASI Seribu Tindakan.”

“Kebijakanlah yang menentukan pembangunan, bukan anggaran. Di situlah dahsyatnya sebuah kebijakan,” tegas Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya ketepatan kebijakan bagi kemajuan daerah.

Dalam sesi materi, Kementerian Pertanian mendorong kepala daerah untuk fokus pada hilirisasi komoditas strategis perkebunan (ABT 2025–2027). Komoditas prioritas meliputi tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala. Para bupati diminta segera mendata kebutuhan daerah dan mengusulkan jenis bibit agar distribusi dapat segera direalisasikan.

Selain sektor pertanian, Rakernas menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR, Bob Arthur Lombogia, yang memaparkan tiga strategi utama penyelenggaraan infrastruktur sesuai misi Asta Cita. Strategi tersebut meliputi: penyelenggaraan infrastruktur berbasis potensi wilayah, dukungan infrastruktur berkeadilan untuk target Inpres, serta penguatan sinergi lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Mudyat Noor menegaskan kesiapan Kabupaten PPU untuk menyelaraskan program daerah dengan visi nasional, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan pembangunan infrastruktur merata.

“Arahan Menteri Pertanian menjadi motivasi sekaligus penguat bagi kami di daerah. Hilirisasi pertanian bukan hanya tentang meningkatkan produksi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” ujar Mudyat Noor.

Bupati PPU menambahkan, Pemkab akan melakukan pendataan komoditas unggulan, memperkuat kelembagaan petani, menyediakan bibit unggul, dan mendukung infrastruktur pendukung. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan agar program pusat dapat diimplementasikan secara efektif, termasuk pemerataan pembangunan hingga ke desa dan kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami akan memastikan program pembangunan daerah selaras dengan Asta Cita dan kebijakan nasional, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Rakernas APKASI XVII Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, 18–20 Januari 2026, dengan agenda utama memperkuat peran kabupaten dalam mendukung ketahanan pangan dan kedaulatan ekonomi nasional. []

Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com