KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) meningkatkan dukungan terhadap Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di tingkat kecamatan dengan menambah alokasi anggaran operasional. Jika sebelumnya setiap kecamatan menerima dukungan sebesar Rp100 juta per tahun, kini pemerintah daerah menggandakan anggaran tersebut menjadi Rp200 juta per tahun.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, saat menghadiri pelantikan 11 Ketua TP PKK Kecamatan di Gedung TP PKK Kutai Timur, Rabu (04/03/2026). Penambahan anggaran ini diharapkan mampu memperkuat peran PKK dalam mendukung berbagai program pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Menurut Ardiansyah, peningkatan dukungan anggaran tersebut harus diiringi dengan komitmen serta pengelolaan program yang tepat sasaran. Ia juga menegaskan pentingnya peran camat dalam memastikan anggaran tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program PKK di tingkat kecamatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah mengingatkan para camat agar aktif memantau penggunaan anggaran, termasuk berkoordinasi dengan bendahara kecamatan agar setiap kegiatan pemberdayaan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya meminta kepada semua kecamatan, berdayakan PKK kecamatan. Angka dukungan itu tidak berkurang, tetapi menjadi Rp200 juta. Camat juga harus mengecek di bendahara terkait kegiatan pemberdayaan. Di situlah kegiatan PKK ada. Tinggal mengolaborasikan, menyinkronkan, dan yang paling penting adalah komitmen,” tegas Ardiansyah.
Ardiansyah menilai keberadaan PKK memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Program-program PKK dinilai menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari kesehatan keluarga, ketahanan pangan rumah tangga, hingga pembinaan pola asuh anak. Oleh karena itu, keberhasilan gerakan PKK dinilai dapat menjadi indikator kemajuan suatu wilayah.
”Sebenarnya PKK itu berjalan dengan baik maka Indonesia ini indah saja. Ya, sangat indah. Enggak usah jauh-jauh di desa saja kalau PKK yang berjalan dengan baik masyarakatnya bagus ya,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Timur, Siti Robiah, secara resmi melantik 11 Ketua TP PKK Kecamatan yang baru. Para ketua tersebut berasal dari Kecamatan Busang, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, Telen, Kombeng, Karangan, Sangkulirang, Bengalon, Rantau Pulung, dan Sangatta Selatan.
Siti Robiah menegaskan bahwa jabatan sebagai Ketua TP PKK Kecamatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia berharap para ketua yang baru dilantik dapat menggerakkan berbagai program pemberdayaan keluarga serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
”Saya percaya bahwa Bapak dan Ibu akan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya disertai penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan tugas dan percayakan kepada Bapak dan Ibu,”tutupnya.
Dengan peningkatan dukungan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berharap program-program PKK di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan