Pemkab Berau Minta Aparat Amankan Tapal Batas

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau memastikan akan mengambil langkah tegas menyusul meningkatnya ketegangan terkait persoalan batas wilayah antara Berau dan Kabupaten Kutai Timur di Kecamatan Biatan. Persoalan tersebut mencuat kembali setelah masyarakat Kampung Biatan Ilir dan Biatan Ulu menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah.

Sekretaris Kabupaten Berau Muhammad Said mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat dari kedua kampung tersebut pada Rabu (04/03/2026) di Kantor Bupati Berau.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan persoalan batas wilayah tidak berkembang menjadi konflik di masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa dalam waktu dekat Pemkab Berau akan menyampaikan permintaan resmi kepada aparat keamanan untuk memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan.

Menurut Said, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Kami akan berkoordinasi dengan seluruh unsur keamanan, mulai dari TNI, Polri, Brimob hingga Satpol PP, agar situasi di lapangan tetap terkendali,” ujarnya.

Pengamanan tersebut rencananya akan segera dilakukan setelah pemerintah daerah menyampaikan surat resmi kepada instansi terkait.

Selain memperkuat pengamanan, Pemkab Berau juga berencana menyurati Pemerintah Kabupaten Kutai Timur agar turut memberikan pemahaman kepada masyarakatnya mengenai batas administrasi wilayah.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mencegah terjadinya klaim sepihak terhadap wilayah yang secara administratif berada di Kabupaten Berau.

Said menegaskan bahwa berdasarkan regulasi dan dokumen resmi yang berlaku, batas wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai bagian dari administrasi Kabupaten Berau.

“Secara aturan, batas wilayahnya sudah jelas dan tidak ada perubahan. Wilayah itu tercatat sebagai bagian dari Kabupaten Berau,” tegasnya.

Karena persoalan ini melibatkan dua daerah, Pemkab Berau juga akan meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk menurunkan tim khusus guna melakukan peninjauan langsung di lapangan.

Tim tersebut nantinya akan bekerja bersama pemerintah dari kedua kabupaten untuk memastikan batas wilayah tetap sesuai ketentuan.

Koordinasi lintas daerah juga telah dilakukan, termasuk komunikasi antara jajaran pemerintah Berau dengan pihak Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Selain itu, aparat keamanan di kedua wilayah juga telah menjalin koordinasi untuk memastikan situasi tetap aman.

Pemerintah daerah juga meminta camat serta kepala kampung di wilayah perbatasan agar aktif memantau kondisi masyarakat dan segera melaporkan jika terjadi potensi gangguan keamanan.

Bahkan, kedua kepala kampung disebut telah sepakat menyiapkan posko khusus yang dapat digunakan oleh petugas keamanan yang akan bertugas di wilayah tersebut.

Terkait adanya sejumlah warga yang masih bertahan di Kantor Bupati Berau untuk menunggu kepastian langkah pemerintah, Said menilai hal tersebut sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang wajar.

“Kalau ada warga yang ingin menunggu kejelasan dari pemerintah, tentu tidak masalah. Kami akan tetap menindaklanjuti aspirasi mereka,” katanya.

Ia juga menanggapi adanya keributan kecil yang sempat terjadi sebelum rapat dimulai. Menurutnya, situasi tersebut terjadi karena emosi masyarakat yang sedang memuncak akibat persoalan batas wilayah.

“Dalam situasi seperti ini wajar kalau emosi masyarakat meningkat. Yang penting kita tetap menjaga agar tidak berkembang menjadi konflik,” ujarnya.

Said menambahkan bahwa sengketa batas wilayah tersebut sebenarnya telah melalui proses panjang hingga tingkat Kementerian Dalam Negeri.

Secara administratif, persoalan batas wilayah antar pemerintah daerah telah dinyatakan jelas. Namun, terdapat kelompok masyarakat tertentu yang masih mencoba mengklaim wilayah tersebut.

“Secara administratif persoalan ini sudah selesai. Hanya saja ada kelompok tertentu yang mencoba mengklaim wilayah itu, dan hal tersebut sudah menjadi perhatian pihak kepolisian,” pungkasnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com