Desa Bendang Raya Kembangkan Wisata Danau dengan Dana Desa

KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, terus mengembangkan potensi wisata danau yang berada di wilayah desa tersebut. Danau seluas 4 hektare yang terletak di RT 13 ini tengah disiapkan menjadi destinasi wisata air unggulan desa. Pengembangan kawasan wisata tersebut saat ini masih berada pada tahap pembangunan fasilitas dasar guna mendukung kenyamanan pengunjung di masa mendatang.

Langkah pengembangan destinasi wisata ini merupakan bagian dari upaya pemerintah desa untuk memanfaatkan potensi alam yang dimiliki sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata berbasis desa.

Sekretaris Desa Bendang Raya, Roni Hardadi, menjelaskan bahwa kawasan wisata danau tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata lokal yang dapat menarik minat masyarakat maupun wisatawan dari luar daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Desa Bendang Raya pada Rabu (04/03/2026). Menurutnya, pemerintah desa saat ini mulai membangun sejumlah fasilitas pendukung sebagai tahap awal pengembangan kawasan wisata tersebut.

“Pengembangan wisata danau di Bendang Raya saat ini masih dalam proses. Beberapa fasilitas dasar sudah mulai dibangun seperti empat gazebo sebagai tempat istirahat bagi pengunjung,” ujar Roni.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan gazebo tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh pengunjung sebagai tempat bersantai maupun beristirahat sambil menikmati pemandangan danau yang menjadi daya tarik utama kawasan wisata tersebut.

Pembangunan empat gazebo tersebut menggunakan anggaran sebesar Rp35.069.467,00 yang bersumber dari dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, Pemerintah Desa Bendang Raya juga telah membantu membangun satu unit gazebo tambahan yang diperuntukkan bagi ruang pertemuan, serta fasilitas toilet umum guna menunjang kenyamanan pengunjung.

Selain pembangunan gazebo, pemerintah desa juga mulai menyediakan fasilitas penunjang lain yang dinilai penting bagi aktivitas wisata. Salah satu fasilitas yang telah dibangun adalah tandon air yang dilengkapi dengan pompa air untuk memenuhi kebutuhan air bersih di kawasan wisata.

Menurut Roni, penyediaan fasilitas air merupakan salah satu kebutuhan mendasar dalam pengelolaan kawasan wisata. Keberadaan fasilitas tersebut nantinya dapat menunjang berbagai aktivitas pengunjung serta mendukung pengelolaan kawasan wisata secara lebih baik.

Roni menambahkan bahwa pembangunan berbagai fasilitas dasar tersebut bersumber dari Dana Desa yang dialokasikan untuk pengembangan potensi lokal desa, termasuk dukungan dari BUMDes untuk fasilitas gazebo.

“Pembangunan fasilitas di kawasan wisata danau ini menggunakan anggaran dari Dana Desa sebagai bentuk upaya pengembangan potensi desa. Untuk gazebo, kami libatkan BUMDes agar pengelolaannya nanti dapat melibatkan masyarakat secara langsung,” jelasnya.

Menurutnya, pemanfaatan Dana Desa untuk pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Dengan adanya destinasi wisata baru, masyarakat desa memiliki peluang untuk membuka berbagai usaha yang dapat mendukung aktivitas wisata, seperti usaha kuliner, penjualan produk lokal, hingga jasa pendukung lainnya yang dapat memberikan nilai tambah bagi ekonomi desa.

Salah seorang warga, Agus (37), menyambut baik pengembangan wisata danau ini. Ia berharap keberadaan wisata air dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga sekitar.

“Kami sangat mendukung. Dengan adanya wisata danau, mudah-mudahan warga bisa buka warung atau jasa lainnya. Yang penting kami siap menjaga kebersihan dan keamanan,” ujar Agus.

Pemerintah Desa Bendang Raya belum menetapkan target waktu penyelesaian pengembangan kawasan wisata danau secara keseluruhan. Roni Hardadi mengungkapkan bahwa penyelesaian pembangunan tergantung pada penyertaan dana yang diterima oleh BUMDes. Namun, pihaknya tengah mencari alternatif lain agar kawasan wisata dapat segera dibuka untuk umum meskipun belum sepenuhnya rampung.

“Target penyelesaiannya tergantung penyertaan dana yang diterima oleh BUMDes. Tapi saya juga mencari alternatif lain dalam penyelesaiannya sehingga nantinya bisa cepat kita buka untuk umum,” tambahnya.

Pada tahap awal ini, pemerintah desa memprioritaskan pembangunan fasilitas dasar agar kawasan wisata dapat mulai dimanfaatkan oleh masyarakat dan secara bertahap dikembangkan menjadi destinasi wisata yang lebih lengkap. Selain fokus pada pembangunan fasilitas, pemerintah desa juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitar kawasan wisata danau.

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pengembangan wisata desa. Dengan keterlibatan warga, pengelolaan kawasan wisata diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ke depan, Pemerintah Desa Bendang Raya berencana menambah berbagai fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan daya tarik kawasan wisata tersebut. Penambahan fasilitas akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran desa serta perkembangan jumlah pengunjung.

Dengan proses pengembangan yang terus berjalan, wisata danau Bendang Raya diharapkan mampu menjadi salah satu destinasi wisata lokal di Kabupaten Kutai Kartanegara yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa. []

Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com