Ilustrasi

Bahaya Mengintai! Polisi Temukan Pelanggaran di Kapal Penumpang

TARAKAN — Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada arus mudik Lebaran 2026, aparat kepolisian di wilayah perairan Kalimantan Utara mulai memperketat pengawasan terhadap operasional transportasi laut. Sejumlah pelanggaran terkait keselamatan penumpang masih ditemukan pada layanan speedboat antardaerah yang beroperasi dari Kota Tarakan.

Temuan tersebut diperoleh dari hasil patroli dan pengawasan yang dilakukan Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Tarakan di sejumlah pelabuhan dan jalur perairan sekitar Tarakan.

Petugas mendapati masih ada operator kapal yang membawa penumpang melebihi kapasitas yang tercantum dalam manifest. Bahkan beberapa penumpang terlihat duduk di area yang tidak seharusnya, seperti tangga kapal hingga lorong di dalam speedboat.

Kasat Polairud Polres Tarakan Iptu Prabowo Eka Prasetyo menegaskan kondisi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan penumpang, terutama jika kapal menghadapi cuaca buruk di tengah perjalanan.

Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa kasus ditemukan jumlah penumpang yang melebihi batas kapasitas kapal, meskipun hanya satu atau dua orang tambahan.

Menurutnya, praktik tersebut tetap merupakan pelanggaran terhadap aturan keselamatan pelayaran.

“Kesadaran keselamatan masih perlu ditingkatkan. Kadang kapasitas yang seharusnya hanya 50 penumpang masih ditambah lagi satu atau dua orang,” ungkapnya pada Kamis (05/03/2026).

Selain kelebihan penumpang, petugas juga menemukan sejumlah penumpang yang duduk di tangga kapal maupun berdiri di lorong speedboat karena keterbatasan tempat duduk.

Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terlebih jika terjadi guncangan akibat gelombang laut.

Beberapa penumpang bahkan terlihat duduk di dekat ruang mesin kapal yang berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Petugas kemudian langsung melakukan penertiban dengan meminta penumpang berpindah ke posisi yang lebih aman selama perjalanan.

“Kami menata kembali posisi penumpang agar tidak ada yang duduk di tangga atau berdiri di lorong. Area dekat mesin juga tidak boleh ditempati karena berisiko,” tegasnya.

Untuk mencegah potensi kecelakaan laut selama musim mudik, Satpolairud Polres Tarakan kini meningkatkan pengawasan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kegiatan tersebut berlangsung sejak 1 hingga 8 Maret 2026 sebagai bagian dari langkah awal pengamanan sebelum Operasi Ketupat 2026 yang dijadwalkan digelar pada 13–25 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kapal dan manifest penumpang, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat pengguna transportasi laut.

Salah satu hal yang terus ditekankan adalah pentingnya penggunaan jaket keselamatan atau life jacket selama perjalanan laut.

Petugas mengingatkan bahwa penggunaan pelampung dapat menjadi faktor penentu keselamatan jika terjadi situasi darurat di tengah laut.

“Kami terus mengingatkan penumpang agar selalu menggunakan life jacket selama perjalanan,” katanya.

Selain itu, petugas juga mengingatkan penumpang untuk tidak merokok di sekitar tangki bahan bakar kapal.

Menurutnya, tindakan tersebut sangat berbahaya karena berpotensi memicu kebakaran di atas kapal.

“Kami juga mengingatkan penumpang agar tidak merokok di dekat tangki bahan bakar karena risiko kebakaran sangat besar,” ujarnya.

Meskipun masih ditemukan beberapa pelanggaran, Prabowo menilai sebagian besar armada speedboat reguler di Tarakan sebenarnya telah memenuhi standar keselamatan pelayaran.

Hal tersebut karena sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan kelayakan kapal bersama sejumlah instansi terkait, termasuk Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta pengelola pelabuhan setempat.

Namun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatan selama menggunakan transportasi laut, terutama mengingat kondisi cuaca di perairan Kalimantan Utara yang dalam beberapa hari terakhir cukup berangin dan disertai gelombang.

Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan laut.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat menggunakan transportasi laut,” pungkasnya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com