SULAWESI UTARA — Sebuah kecelakaan lalu lintas nyaris berujung fatal terjadi di Jalan Pangeran Hidayat, Kota Gorontalo, Sabtu (siang) sekitar pukul 12.30 WITA. Sebuah mobil yang melintas di jalur tersebut hampir saja terperosok dari badan jalan setelah pengemudinya kehilangan kendali ketika mencoba menghindari sepeda motor yang tiba-tiba melintas di depannya.
Peristiwa itu terjadi di kawasan yang dikenal sebagai Jalan Dua Susun (JDS), salah satu jalur strategis yang menghubungkan Jalan Prof. Jhon Aryo Katili dengan Jalan HOS Cokroaminoto. Ruas jalan ini kerap dilalui kendaraan dari berbagai arah sehingga arus lalu lintas relatif padat, terutama pada siang hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, mobil tersebut dikemudikan oleh Rakhmat Saleh Minullah yang datang dari arah Limboto menuju pusat Kota Gorontalo. Saat melintas di jalur tersebut, sebuah sepeda motor disebut tiba-tiba memotong jalan di depan kendaraan yang dikemudikannya.
Rakhmat mengaku refleks membanting setir untuk menghindari tabrakan langsung dengan sepeda motor tersebut. “Motor itu tiba-tiba muncul di depan. Jaraknya sudah sangat dekat, jadi saya langsung memutar setir supaya tidak menabraknya,” ujar Rakhmat saat ditemui di lokasi kejadian.
Namun manuver mendadak itu membuat kendaraan kehilangan keseimbangan. Mobil kemudian keluar jalur dan menghantam pohon yang berada di median jalan. Benturan tersebut justru menghentikan laju mobil sehingga kendaraan tidak sampai jatuh ke jalur bawah jalan dua susun.
Akibat kecelakaan itu, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah. Kap mesin tampak ringsek, bemper depan pecah, serta roda bagian kanan sempat menggantung sehingga kendaraan sulit dipindahkan.
Di dalam mobil terdapat dua orang, yakni pengemudi dan seorang penumpang perempuan. Meski kendaraan mengalami kerusakan berat, keduanya dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius.
Seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian mengatakan suara benturan terdengar cukup keras sehingga menarik perhatian warga sekitar. “Suaranya cukup keras waktu mobil menabrak pohon. Kami langsung mendekat untuk melihat dan membantu,” kata salah seorang warga.
Proses evakuasi kendaraan berlangsung sekitar 30 menit dengan bantuan mobil derek. Warga sekitar juga membantu membersihkan ranting pohon yang patah agar kendaraan dapat segera diangkat dari lokasi kejadian.
Sementara itu, aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat karena banyak pengendara berhenti untuk melihat kejadian tersebut. Kerugian akibat insiden ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan