KOTAWARINGIN TIMUR – Warga di kawasan Jalan Pinang IV, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dikejutkan oleh temuan tak biasa pada Selasa (10/03/2026). Sebuah kardus yang diletakkan di depan rumah ternyata berisi seekor ular sanca batik berukuran cukup besar.
Penemuan tersebut terjadi di salah satu rumah bernomor 80 di kawasan permukiman tersebut. Awalnya, pemilik rumah merasa curiga melihat sebuah kardus yang tidak diketahui asal-usulnya berada tepat di depan rumahnya.
Setelah diperiksa lebih dekat, warga mendapati bahwa isi kardus tersebut bukan barang biasa, melainkan seekor ular sanca batik atau Malayopython reticulatus. Kejadian itu pun langsung membuat warga sekitar panik dan memilih melapor kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan kemudian diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sampit yang segera mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Kepala Peleton Damkarmat Sampit, Akhmad Ilham Wahyudi, menjelaskan bahwa pihaknya langsung merespons laporan warga dengan mengirimkan regu piket menuju lokasi kejadian.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan regu piket ke lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan evakuasi ular tersebut,” ujarnya.
Saat tiba di lokasi, petugas langsung diarahkan ke titik ditemukannya kardus yang berada di depan rumah warga. Setelah kardus tersebut dibuka, benar saja di dalamnya terdapat ular sanca batik yang masih hidup.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kardus tersebut diduga sengaja ditinggalkan oleh seseorang yang tidak dikenal. Kejadian itu diduga berlangsung ketika pemilik rumah sedang berada di dalam rumah sehingga tidak mengetahui siapa yang meletakkan kardus tersebut.
“Informasi dari pelapor, kardus tersebut diduga diletakkan oleh orang tidak dikenal saat pemilik rumah sedang berada di dalam rumah,” jelasnya.
Petugas Damkar kemudian segera melakukan proses evakuasi untuk mencegah kemungkinan ular keluar dari kardus dan membahayakan warga sekitar.
Proses penanganan berlangsung cukup cepat karena ular masih berada di dalam kardus saat petugas tiba di lokasi.
“Penanganan berjalan lancar dan ular berhasil diamankan oleh petugas,” katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, ular sanca tersebut kemudian diamankan oleh petugas untuk selanjutnya ditangani agar tidak menimbulkan ancaman bagi warga.
Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar yang berkumpul untuk melihat proses evakuasi ular oleh petugas Damkar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan