Gambar Ilustrasi

Diduga Alami Kekerasan, Santri Kubu Raya Masih Dirawat Intensif

KUBU RAYA – Kasus yang menimpa seorang santri berusia 16 tahun bernama Irfan Zaki Azizi kini menjadi perhatian setelah pihak keluarga resmi melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Kubu Raya. Laporan itu dibuat menyusul kondisi korban yang mengalami lebam pada bagian wajah dan dinilai tidak wajar oleh keluarga.

Ayah korban, Ahmad Edi Santoso, mengatakan keputusan melapor ke polisi diambil setelah pihak keluarga melihat langsung kondisi Azizi saat dirawat di rumah sakit.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya keluarga mendapat informasi dari pihak pesantren bahwa anaknya mengalami reaksi alergi terhadap obat. Namun setelah melihat keadaan korban secara langsung, keluarga justru menemukan luka yang menimbulkan tanda tanya.

“Kami memutuskan melaporkan kejadian ini ke polisi agar penyebab luka pada anak kami bisa diketahui secara jelas,” ujar Ahmad saat memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (13/03/2026).

Azizi diketahui merupakan santri di Pesantren Labbaik Indonesia yang berada di Jalan Parit Kerakah, Desa Pal IX, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Ahmad, laporan yang dibuat pihak keluarga bertujuan untuk mendapatkan pemeriksaan medis secara resmi melalui proses visum guna mengetahui penyebab luka lebam yang dialami anaknya.

“Kami ingin mengetahui secara pasti apa yang sebenarnya terjadi, sehingga visum sangat diperlukan sebagai langkah awal untuk mengungkap penyebabnya,” katanya.

Setelah laporan dibuat, dokter forensik diketahui telah melakukan pemeriksaan terhadap korban di rumah sakit. Hingga kini pihak keluarga masih menunggu hasil visum resmi dari tim medis.

Berdasarkan informasi awal dari hasil pemeriksaan CT Scan yang disampaikan secara lisan oleh dokter kepada keluarga, tidak ditemukan adanya cedera serius pada bagian tulang belakang maupun leher korban.

“Dari hasil pemeriksaan CT Scan yang kami dengar secara langsung dari dokter, tidak ada masalah pada tulang belakang maupun leher. Namun bagian wajah korban mengalami lebam,” jelas pihak keluarga.

Sebelumnya Azizi sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Anton Soedjarwo Pontianak sebelum akhirnya dirujuk ke RSU Santo Antonius Pontianak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dokter spesialis bedah saraf.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU dan kondisi kesadarannya belum sepenuhnya pulih.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari keluarga korban terkait dugaan tindak kekerasan tersebut.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan bahwa penyelidikan masih dilakukan oleh penyidik.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini polisi belum bisa mengambil keterangan dari korban karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan.

“Pengaduan dari pihak keluarga sudah kami terima dan saat ini sedang ditindaklanjuti. Namun korban belum dapat dimintai keterangan karena masih dalam masa perawatan,” kata Ade.

Pihak kepolisian menyatakan akan menunggu hasil pemeriksaan medis serta kondisi korban membaik sebelum melanjutkan proses penyelidikan lebih lanjut. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com