Panik! Mobil dan Gudang Sparepart Terbakar Akibat Percikan Korek

JAWA TIMUR – Peristiwa kebakaran mengejutkan warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat malam (13/03/2026). Sebuah mobil serta bangunan toko sparepart kendaraan dilaporkan hangus terbakar setelah api diduga berasal dari permainan korek api yang dilakukan anak-anak di sekitar lokasi.

Kebakaran terjadi di Jalan Muharto V Perum Blok D12, Kelurahan Kotalama, dan sempat memicu kepanikan warga karena api dengan cepat menyambar kendaraan serta tumpukan suku cadang bekas yang mudah terbakar.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Malang Pandu Rizki Darmawan menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima petugas dari warga sekitar pada pukul 19.07 WIB.

“Kami menerima laporan dari warga bernama Mohammad Halil sekitar pukul 19.07 WIB terkait kebakaran yang melibatkan sebuah mobil dan tumpukan sparepart bekas kendaraan,” ujar Pandu Rizki Darmawan.

Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari korek yang dimainkan anak-anak saat mencoba menyalakan petasan. Percikan api tersebut kemudian menyambar kendaraan yang berada di dekat lokasi.

“Dari informasi yang kami peroleh di lapangan, api diduga berasal dari permainan korek yang digunakan anak-anak untuk menyalakan petasan. Percikan api itu kemudian mengenai mobil Toyota Calya yang terparkir di lokasi,” jelas Pandu.

Api yang membesar kemudian merambat ke tumpukan sparepart mobil bekas yang tersimpan di area toko, sehingga kobaran api cepat meluas dan menghanguskan sebagian bangunan.

Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam dan 15 personel. “Tim langsung diberangkatkan sekitar pukul 19.10 WIB dengan lima unit mobil pemadam dan belasan personel untuk melakukan penanganan,” kata Pandu.

Setelah berjibaku memadamkan api selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran pada sekitar pukul 20.05 WIB.

Selain melakukan pemadaman, tim Damkar juga melakukan pendinginan serta pemeriksaan di area terdampak guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Menurut Pandu, dampak kebakaran cukup signifikan pada area penyimpanan sparepart kendaraan yang berada di lokasi tersebut. “Area penyimpanan sparepart kendaraan habis terbakar, sedangkan bagian rumah yang terdampak hanya satu kamar di bagian depan,” ungkapnya.

Meski menyebabkan kerusakan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Namun demikian, kebakaran tersebut menimbulkan kerugian material yang cukup besar. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta dengan luas area terdampak kurang lebih 64 meter persegi,” tutup Pandu.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian saat bermain api atau petasan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com