Tes Urine Arus Mudik, Enam Sopir Travel di Sampit Positif Narkoba

KOTAWARINGIN TIMUR – Upaya memastikan keselamatan perjalanan selama arus mudik Lebaran 2026 terus dilakukan oleh berbagai instansi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemeriksaan kesehatan dan tes urine terhadap para pengemudi angkutan umum yang melintas di wilayah tersebut.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan di Pos Pengamanan Terpadu Angkutan Lebaran 2026 menunjukkan adanya sejumlah sopir travel yang terindikasi menggunakan narkoba. Dari pemeriksaan yang dilakukan pada Sabtu (14/03/2026), petugas menemukan enam orang sopir travel yang hasil tesnya menunjukkan indikasi positif narkotika.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Nugroho Kuncoro Yudho, menjelaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan dan keselamatan para pemudik yang menggunakan jasa transportasi darat.

Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dan tes urine dilakukan terhadap sopir maupun kernet kendaraan angkutan umum yang melintas di wilayah Kotim. “Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan hari ini terhadap para sopir travel, terdapat enam orang yang terindikasi positif narkoba,” ujar Nugroho saat memberikan keterangan di Sampit, Sabtu (14/03/2026).

Menurutnya, Dinas Kesehatan hanya bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan serta skrining awal. Untuk penanganan lebih lanjut terhadap sopir yang terindikasi menggunakan narkoba akan ditangani oleh instansi berwenang. “Kami hanya melakukan pemeriksaan dan pendeteksian awal. Untuk proses berikutnya sepenuhnya menjadi kewenangan aparat terkait,” jelasnya.

Nugroho menambahkan bahwa kegiatan pemeriksaan ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotim.

Selain tes narkoba, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan umum terhadap para sopir guna memastikan kondisi fisik mereka layak untuk mengemudi jarak jauh selama masa mudik Lebaran.

Sehari sebelumnya, pada Jumat 13 Maret 2026, pemeriksaan serupa juga dilakukan terhadap sopir dan kernet bus yang transit di Terminal Patih Rumbih, Sampit.

Dari total 28 orang yang menjalani pemeriksaan kesehatan, ditemukan beberapa kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Sebanyak delapan orang mengalami tekanan darah tinggi, enam orang memiliki kadar gula darah tinggi, dan tujuh orang tercatat mengalami kelebihan berat badan.

Meski demikian, pada pemeriksaan tes narkoba terhadap sopir dan kernet bus tersebut tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika. Pemeriksaan kesehatan dan tes urine ini merupakan salah satu langkah preventif yang dilakukan pemerintah daerah guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran.

Dengan memastikan kondisi kesehatan serta bebas dari pengaruh narkotika, diharapkan para pengemudi angkutan umum dapat menjalankan tugasnya secara aman dan bertanggung jawab demi keselamatan penumpang. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com