Tragedi Petasan, Dua Remaja Putus Tangan

Ledakan petasan rakitan di kebun pisang Kuripan Kidul, Pekalongan, menyebabkan dua remaja kehilangan tangan dan satu lainnya terluka.

JAWA TENGAH – Aktivitas meracik petasan berujung petaka di Kelurahan Kuripan Kidul, Kota Pekalongan, setelah ledakan hebat melukai tiga remaja, dua di antaranya mengalami putus tangan, Senin (23/03/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa terjadi di sebuah kebun pisang milik warga saat dua remaja berinisial SS (14) dan MM (17) diduga tengah meracik bahan petasan. Ledakan tiba-tiba terjadi dan menghancurkan bagian tubuh korban, sementara satu remaja lain berinisial AA (14) yang berada di sekitar lokasi turut terdampak.

Warga setempat, Syaiful, mengaku mendengar suara ledakan keras yang mengguncang rumahnya. “Saya di rumah dengar suara ledakan keras sekali, sampai tembok rumah bergetar. Pas saya ke lokasi, sudah ada tiga korban tergeletak. Dua luka parah, satu luka ringan,” kata Syaiful sebagaimana dilansir Detiknews, Selasa, (24/03/2026).

Akibat ledakan tersebut, SS mengalami luka sangat parah, yakni tangan kiri putus, tangan kanan hancur, serta kaki kanan mengalami kerusakan serius. Sementara MM mengalami putus tangan kiri. Korban AA yang berada sekitar 20 meter dari lokasi hanya mengalami luka pada bagian kaki.

“Dua-duanya tangannya putus sebelah kiri. Satu lagi tangannya hancur. Mereka masih sadar waktu itu, tapi merintih kesakitan,” ujar Syaiful.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota, Setyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan satu petasan berisi bahan peledak serta 17 selongsong kosong berbagai ukuran.

Polisi saat ini masih mendalami asal bahan peledak yang digunakan serta kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

Kejadian ini menjadi peringatan keras akan bahaya meracik petasan secara mandiri tanpa pengetahuan dan standar keselamatan, yang dapat berujung pada cedera serius hingga mengancam nyawa.[]

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com