Kebakaran yang diduga akibat aktivitas membakar sampah menghanguskan satu rumah warga di Malinau Seberang, Malinau Utara, tanpa korban jiwa.
MALINAU – Kebakaran yang diduga dipicu aktivitas membakar sampah menghanguskan satu unit rumah di Desa Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (24/03/2026) dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.31 Wita di Jalan Maharaja Dinda, RT 8. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan satu rumah berbahan kayu ludes terbakar.
Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Malinau, Rolland Rudyanto, mengatakan pihaknya segera merespons laporan warga dengan mengerahkan petugas ke lokasi.
“Kami menerima laporan terjadi kebakaran di Jalan Maharaja Dinda, Malinau Seberang, pukul 00.31 Wita,” ujar Rolland Rudyanto sebagaimana dilansir Antara, Selasa, (24/03/2026).
Ia menjelaskan, petugas Damkar langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 00.34 Wita dan tiba tiga menit kemudian untuk melakukan pemadaman.
Berdasarkan keterangan saksi warga bernama Abdillah, kebakaran diduga bermula dari aktivitas membakar sampah yang dilakukan oleh pemilik rumah.
“Saat kejadian pemilik rumah berada di tempat dan rumah tersebut dihuni sendirian oleh pemilik rumah yang berusia 53 tahun,” terang Rolland.
Melihat api mulai membesar, warga sekitar segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Kabupaten Malinau.
“Dugaan sementara akibat dari bakar sampah dan satu unit rumah yang terbakar. Tidak ada korban jiwa,” sebutnya.
Dalam penanganan kebakaran, Satpol PP dan Damkar Malinau mengerahkan 30 personel dengan dukungan tiga unit mobil tembak, satu unit mobil suplai, serta satu unit mobil rescue (mesin portabel).
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar 1 jam 15 menit sebelum api berhasil sepenuhnya dikendalikan.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lingkungan permukiman dengan bangunan berbahan mudah terbakar.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan