1,14 Juta Penumpang Terlayani, Ngurah Rai Catat Zero Accident

Bandara Ngurah Rai Bali berhasil mengelola lonjakan lebih dari satu juta penumpang selama Lebaran 2026 dengan capaian keselamatan tanpa insiden.

BALI – Penutupan Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menandai keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik dengan capaian keselamatan zero accident di tengah lonjakan pergerakan lebih dari satu juta penumpang selama 18 hari operasional.

Selama periode 13–30 Maret 2026, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) selaku pengelola bandara mencatat total pelayanan kepada 1,14 juta penumpang, terdiri dari 503 ribu penumpang domestik dan 639 ribu penumpang internasional. Angka ini meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1,13 juta penumpang.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Nugroho Jati menegaskan bahwa keberhasilan utama dari penyelenggaraan posko tahun ini adalah terciptanya operasional yang aman dan terkendali.

“Selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026, operasional penerbangan dan kebandarudaraan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kami mencatat peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat yang masih dapat terakomodasi dengan baik berkat sinergi seluruh pihak. Yang paling penting, seluruh stakeholder berhasil mewujudkan status zero accident selama pelaksanaan Angkutan Lebaran,” ujarnya, sebagaimana dilansir Antara, Senin (31/03/2026).

Selain pergerakan penumpang, aktivitas penerbangan juga mengalami peningkatan dengan total 6.927 pergerakan pesawat atau tumbuh 3 persen dibandingkan 2025 yang mencatat 6.734 pergerakan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 272 pergerakan merupakan penerbangan tambahan atau extra flight untuk mengakomodasi lonjakan kebutuhan perjalanan.

Puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026 (H-3 Lebaran) dengan 71.442 penumpang, sementara arus balik tertinggi tercatat pada Senin, 23 Maret 2026 (H+1 Lebaran) dengan 72.139 penumpang, sekaligus menjadi angka tertinggi sepanjang periode angkutan Lebaran tahun ini.

Dari sisi rute, jalur domestik Tangerang atau Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menjadi yang paling padat dengan 1.400 pergerakan pesawat, disusul Surabaya (SUB) sebanyak 495 pergerakan dan Lombok (LOP) sebanyak 341 pergerakan. Sementara rute internasional didominasi Singapura (SIN) dengan 538 pergerakan, Kuala Lumpur (KUL) 464 pergerakan, serta Perth (PER) 377 pergerakan.

Menurut Nugroho, penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini memiliki keunikan tersendiri karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.

“Pada periode posko angkutan lebaran tahun 2026 ini juga menjadi momen yang cukup istimewa, karena juga bertepatan dengan Hari Raya Suci Nyepi yang jatuh pada tanggal 19 Maret 2026. Tentunya hal ini menjadi sebuah momentum yang penuh dengan harmoni, unik, serta tidak ditemui di bandara lain di Indonesia,” lanjutnya.

Untuk menjaga kelancaran operasional, pengelola bandara mengoptimalkan berbagai layanan, mulai dari penambahan personel mobile customer service, penguatan posko pemantauan lalu lintas, hingga peningkatan frekuensi pengawasan operasional. Antisipasi terhadap faktor cuaca juga dilakukan secara intensif guna memastikan keselamatan penerbangan tetap terjaga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk komunitas bandara dan pengguna jasa, atas keberhasilan penyelenggaraan posko.

“Keberhasilan penyelenggaraan posko Angkutan Lebaran tahun ini merupakan hasil kerja bersama seluruh komunitas bandara. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa bandara atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Tentunya kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara dengan pelayanan sepenuh hati,” pungkasnya.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pengelolaan arus transportasi udara saat periode puncak dapat tetap terkendali melalui sinergi lintas sektor, sekaligus menjadi acuan peningkatan layanan kebandarudaraan pada momentum besar berikutnya. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com