gambar ilustrasi pohon tumbang

Pohon Tumbang di Liang Anggang Berhasil Dievakuasi Cepat

Laporan warga melalui WhatsApp mempercepat respons BPBD Banjarbaru dalam menangani pohon tumbang akibat cuaca ekstrem.

BANJARBARU – Respons laporan warga melalui aplikasi WhatsApp menjadi kunci percepatan penanganan pohon tumbang di Jalan RT 9 RW 4, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Rabu (01/04/2026). Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru langsung bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi pohon besar yang sempat mengganggu aktivitas warga akibat cuaca ekstrem.

Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat yang masuk melalui grup WhatsApp, menyusul tumbangnya pohon yang diduga dipicu kondisi cuaca buruk. Menindaklanjuti laporan tersebut, TRC BPBD Kota Banjarbaru segera melakukan penanganan di lapangan.

Dalam proses penanganan, BPBD Kota Banjarbaru berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru. Tim gabungan melakukan observasi sekaligus pembersihan area terdampak menggunakan satu unit mobil rescue dan tiga unit chainsaw guna mempercepat pemotongan batang pohon yang menghalangi akses jalan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjarbaru, Harun Arrasyid, mewakili Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie, mengungkapkan bahwa pohon tersebut sebenarnya telah tumbang sejak dua hari sebelumnya, namun baru dilaporkan oleh warga.

“Tim langsung melakukan pemotongan dan evakuasi dengan cepat agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun membahayakan pengguna jalan,” ujarnya sebagaimana dilansir Info Publik, Rabu (01/04/2026).

Ia menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam pelaporan kejadian darurat guna mempercepat respons petugas di lapangan.

“Jangan ragu melapor. Insyaallah BPBD Kota Banjarbaru siap merespons laporan masyarakat selama 24 jam,” tambahnya.

Penanganan cepat ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam meminimalkan dampak bencana, khususnya di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Banjarbaru. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com