gambar ilustrasi

Truk Bermuatan Penuh Gagal Nanjak, Jalan Pangkalan Bun Lumpuh

Truk bermuatan penuh gagal menanjak di jalur rawan Pangkalan Bun hingga mundur dan menabrak pembatas jalan, menyebabkan kemacetan.

KOTAWARINGIN BARAT – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur rawan tanjakan Jalan Ahmad Yani, tepatnya di Natai Pelingkau, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Selasa (07/04/2026) sekitar pukul 00.20 WIB. Sebuah truk fuso bermuatan penuh gagal menanjak, lalu mundur tak terkendali hingga menabrak pembatas jalan dan memicu kemacetan panjang.

Insiden bermula saat truk roda enam tersebut melaju dari arah Bundaran Pangkalan Lima menuju pusat Kota Pangkalan Bun. Namun, saat tiba di tanjakan, kendaraan tidak mampu melanjutkan laju dan justru bergerak mundur hingga menghantam plangson pembatas jalan.

Dampak dari kejadian itu, arus lalu lintas di jalur lingkar luar Kota Pangkalan Bun sempat tersendat. Hingga siang hari, kendaraan belum dapat dievakuasi karena beban muatan yang berat.

Warga RT 30 Kelurahan Baru, Rhini, mengungkapkan bahwa insiden diduga dipicu oleh kerusakan pada kendaraan, khususnya ban belakang yang pecah sehingga pengemudi kehilangan kendali.

“Truk mundur, naik ke pembatas jalan, dan plangson hancur. Dari tengah malam sampai siang ini belum dievakuasi,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Radarsampit, Selasa (07/04/2026).

Muatan truk sendiri belum diketahui secara pasti karena tertutup rapat menggunakan terpal. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Warga lainnya, Wawan, menilai perlunya pengawasan lebih ketat terhadap kendaraan angkutan barang yang melintas di jalur tersebut, terutama terkait kapasitas muatan dan kondisi teknis kendaraan.

“Selain berbahaya, juga bisa merusak aset daerah. Sopir atau perusahaan harus bertanggung jawab atas kerusakan,” katanya.

Warga menyebut, kondisi jalan yang menanjak dan menikung di lokasi kejadian memang kerap menjadi titik rawan kecelakaan. Mereka berharap ada langkah antisipatif dari pihak terkait, baik melalui pengawasan maupun perbaikan infrastruktur, guna mencegah kejadian serupa terulang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com