JAKARTA – Pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada perdagangan Jumat (24/4/2026), di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap arah investasi logam mulia dalam jangka pendek.
Stabilnya harga ini menjadi sorotan investor ritel maupun kolektor yang biasanya memanfaatkan fluktuasi untuk menentukan strategi pembelian atau penjualan. Kondisi stagnan tersebut menunjukkan belum adanya tekanan signifikan dari faktor eksternal yang mendorong perubahan harga emas di pasar domestik.
Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam tercatat tidak berubah di level Rp2.805.000 per gram pada pukul 08.59 WIB. Posisi ini sama seperti perdagangan sebelumnya, sehingga belum memberikan indikasi kenaikan maupun penurunan dalam waktu dekat.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga tercatat stabil di angka Rp2.610.000 per gram. Kondisi ini membuat selisih antara harga jual dan harga beli tetap berada pada level yang relatif lebar, yang menjadi salah satu pertimbangan utama bagi investor dalam menentukan waktu transaksi.
Stabilitas harga emas ini mencerminkan situasi pasar yang cenderung menunggu katalis baru, baik dari faktor global seperti pergerakan dolar Amerika Serikat maupun kondisi ekonomi domestik yang dapat memengaruhi minat investasi pada logam mulia.
Pelaku pasar diperkirakan masih akan mencermati perkembangan ekonomi dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil keputusan investasi, terutama di tengah ketidakpastian arah pergerakan harga emas global. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan