Pemkot Tarakan memanfaatkan teknologi drone dan metode tabela untuk meningkatkan produksi padi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan mulai mengandalkan teknologi pertanian modern untuk mempercepat peningkatan produksi pangan melalui penanaman padi menggunakan metode tanam benih langsung (tabela) berbasis drone di Kelurahan Juata Laut, Kamis (23/04/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Tarakan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mengejar target swasembada melalui optimalisasi lahan cetak sawah yang telah dikembangkan.
Wakil Wali Kota (Wawali) Tarakan Ibnu Saud Is menegaskan bahwa ketersediaan pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dijaga secara berkelanjutan.
Ia menyebut, penguatan sektor pertanian menjadi prioritas sejalan dengan program nasional yang menitikberatkan pada swasembada pangan. “Pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus terpenuhi setiap saat,” ujarnya sebagaimana dilansir Antara, Jumat (24/04/2026).
Menurutnya, ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkualitas menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkot Tarakan, lanjutnya, telah mengembangkan program cetak sawah rakyat seluas 202 hektare, dengan 102 hektare di antaranya telah lebih dulu ditanami. Pada kegiatan tersebut, dilakukan penanaman lanjutan seluas 100 hektare dengan memanfaatkan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
“Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan berkualitas menjadi kunci utama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat serta stabilitas ekonomi daerah,” jelasnya.
Kegiatan tanam padi bersama ini dilaksanakan di kawasan Brigade Pangan Juata Inti Perkasa (JIP) dan dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan, Camat Tarakan Utara, Lurah Juata Laut, serta perwakilan Perum Bulog.
Wawali juga berharap pemanfaatan teknologi pertanian ini mampu mendorong petani meningkatkan produktivitas serta memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan.
“Kegiatan ini dapat memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui kerja sama dan gotong royong,” tambahnya.
Dengan dukungan inovasi teknologi dan perluasan lahan pertanian, Pemkot Tarakan optimistis ketahanan pangan daerah dapat terus ditingkatkan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan