DPC LBN Kukar Desak Ketua KNPI Mundur, Sebut Aspirasi Pemuda Tak Diperjuangkan

Desakan mundur Ketua KNPI Kukar mencuat setelah anggaran organisasi disebut turun drastis dalam APBD 2026.

KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Laskar Borneo Nusantara (LBN) Kutai Kartanegara (Kukar), Agus Setiawan, mendesak Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kukar, Rian Tri Syahputra, untuk mundur dari jabatannya. Desakan itu disampaikan menyusul polemik alokasi anggaran KNPI Kukar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang disebut hanya sekitar Rp200 juta dan dinilai belum pasti.

Agus menyampaikan kritik tersebut sebagai respons atas pemberitaan di media sosial yang menyebutkan alokasi anggaran KNPI Kukar jauh menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan lemahnya kepemimpinan dalam memperjuangkan aspirasi pemuda di Kukar.

Menurut Agus, besaran anggaran yang disebut hanya Rp200 juta itu sangat kontras dengan alokasi pada tahun sebelumnya yang mencapai Rp3 miliar melalui Program Kreativitas dan Inovasi Pemuda (Porkir) pada masa kepemimpinan sebelumnya. Ia menilai capaian tersebut seharusnya dapat dipertahankan atau ditingkatkan, bukan justru mengalami penurunan signifikan.

“Prestasi apa yang sudah dicapai kepemimpinan ini dalam membela aspirasi pemuda Kukar? Nol besar. Tidak ada kemajuan signifikan, yang ada hanya keluhan basi di media,” ujar Agus Setiawan dalam keterangannya, Senin (27/04/2026).

Agus yang juga aktif di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jembatan Keadilan Nusantara itu menegaskan, kepemimpinan organisasi kepemudaan harus diisi oleh figur yang mampu memperjuangkan kepentingan generasi muda secara nyata, termasuk dalam hal penguatan program dan dukungan anggaran.

Ia menambahkan, apabila jajaran pimpinan KNPI Kukar merasa tidak lagi mampu menjalankan organisasi secara optimal, maka langkah yang dinilai paling tepat adalah mengundurkan diri demi keberlangsungan organisasi dan kepentingan pemuda daerah.

“Kalau sudah tidak sanggup memimpin organisasi induk kepemudaan, mundurlah segera dari jabatan Ketua DPD KNPI Kukar. Pemuda Kukar layak dipimpin oleh sosok petarung sejati, bukan pemimpin yang hanya bisa meratap,” tegasnya.

Polemik ini mencerminkan dinamika internal organisasi kepemudaan di Kukar yang kini menjadi sorotan publik, khususnya terkait efektivitas kepemimpinan dan kemampuan memperjuangkan dukungan anggaran bagi program pemuda ke depan. []

Penulis: Yusuf | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com