Pemkab Sambas memperluas akses vaksin HPV bersubsidi untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan kanker serviks sejak dini.
SAMBAS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker serviks melalui program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bersubsidi hingga hampir 90 persen, yang menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat umum. Program ini dibuka Wakil Bupati (Wabup) Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (28/04/2026).
Pendekatan preventif ini menjadi strategi utama Pemkab Sambas dalam menekan risiko penyakit sejak dini, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Dalam program tersebut, peserta hanya dikenakan biaya Rp270.000 per dosis setelah mendapat subsidi pemerintah.
Kegiatan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) Batch I ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) ke-25, HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54, serta HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-26. Program ini dilaksanakan dalam tiga tahap pemberian dosis dengan interval minimal tiga bulan untuk mencapai efektivitas optimal dalam mencegah infeksi HPV, yang menjadi salah satu penyebab utama kanker serviks.
Wabup Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menegaskan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, Selasa (28/04/2026).
“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya vaksinasi HPV sebagai investasi kesehatan jangka panjang, khususnya bagi perempuan.
“Vaksinasi HPV merupakan langkah preventif yang sangat penting dan efektif dalam mencegah infeksi virus tersebut. Dengan adanya vaksinasi ini, kita memberikan perlindungan jangka panjang bagi generasi perempuan agar dapat hidup lebih sehat, produktif, dan berkualitas,” tambahnya.
Selain itu, Wabup Sambas mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan vaksinasi, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat melalui edukasi dan pemeriksaan rutin guna memperkuat upaya pencegahan penyakit.
“Mari kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat dan pencegahan penyakit. Vaksinasi adalah salah satu langkah strategis, namun harus diiringi edukasi, pemeriksaan berkala, serta gaya hidup sehat,” pungkasnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program kesehatan preventif serta menurunkan angka risiko kanker serviks di Sambas secara berkelanjutan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan