Amerika Serikat akan merilis paspor edisi terbatas bergambar Donald Trump sebagai bagian dari peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan AS.
WASHINGTON DC – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Departemen Luar Negeri AS mengumumkan rencana penerbitan paspor edisi khusus yang menampilkan potret Presiden Donald Trump, sebagai bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun Deklarasi Kemerdekaan AS yang akan berlangsung pada Juli mendatang.
Kebijakan tersebut menandai langkah terbaru pemerintah AS dalam memasukkan unsur simbol kepemimpinan nasional ke dalam dokumen resmi negara, yang dalam edisi terbatas ini akan menampilkan wajah presiden sebagai bagian dari desain paspor.
Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Tommy Pigott menyampaikan bahwa penerbitan paspor edisi khusus tersebut merupakan bagian dari perayaan nasional berskala besar yang dipusatkan untuk memperingati tonggak sejarah kemerdekaan AS.
Paspor edisi terbatas itu akan dirilis dalam jumlah terbatas dan tidak menggantikan paspor standar yang berlaku secara umum. Pemerintah menegaskan bahwa program ini bersifat seremonial dan menjadi bagian dari upaya memperingati sejarah panjang negara tersebut.
Langkah ini juga menjadi sorotan karena menambah daftar kebijakan simbolik yang mengaitkan figur Presiden Donald Trump dengan dokumen dan properti resmi negara. Pemerintah AS sebelumnya juga pernah mengeluarkan sejumlah produk peringatan yang berkaitan dengan peristiwa sejarah nasional dan tokoh kepemimpinan.
“Paspor dalam jumlah terbatas tersebut akan dirilis sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-250 Deklarasi Kemerdekaan AS pada bulan Juli mendatang,” demikian pernyataan Tommy Pigott, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Rabu, (29/04/2026).
Program tersebut diperkirakan akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan nasional yang lebih luas, sekaligus menyoroti hubungan antara simbol kenegaraan dan momentum sejarah Amerika Serikat. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan