Peserta MTQ Bertambah, Malinau Perkuat Persiapan Ajang Provinsi

Jumlah peserta MTQ Malinau meningkat signifikan menjadi 326 orang, mencerminkan tingginya minat masyarakat sekaligus menjadi langkah awal menuju tuan rumah MTQ tingkat provinsi.

MALINAU
– Lonjakan jumlah peserta menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat terhadap Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Kabupaten Malinau (Malinau) tahun 2026. Penyelenggara mencatat partisipasi mencapai 326 orang, naik dari 301 peserta pada tahun sebelumnya, sekaligus menjadi sinyal penguatan syiar keagamaan di daerah tersebut.

Data tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Malinau Kamran Daik saat memantau langsung pelaksanaan MTQ di Masjid At Tauhid, Desa Malinau Kota, Minggu (03/05/2026).

“Tahun 2025 jumlah peserta mencapai 301 orang, sedangkan tahun ini tercatat sebanyak 326 peserta,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kaltara Pos, Minggu (03/05/2026).

Menurut Kamran, peningkatan jumlah peserta menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi terhadap ajang MTQ. Ia bahkan memperkirakan jumlah peserta bisa bertambah jika waktu pendaftaran diperpanjang.

“Kalau saya biarkan pendaftaran sampai malam mungkin bisa sampai 400 peserta. Tetapi kami tetap harus mengikuti juknis dan batas waktu pendaftaran,” katanya.

Selain aspek kuantitas peserta, pelaksanaan MTQ juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetisi. Kamran menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti perlombaan agar mampu menampilkan kemampuan terbaik.

“Saya berharap peserta bukan hanya sekadar tampil, tetapi benar-benar ingin menjadi juara dan membanggakan orang tua, keluarga serta daerahnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, MTQ tingkat kabupaten ini juga dipandang sebagai bagian dari persiapan menuju ajang yang lebih besar. Malinau direncanakan menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2026.

“Kalau pimpinan dalam hal ini bupati sudah menyampaikan buat yang terbaik, maka kita semua harus berusaha memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya partisipasi dan kesiapan penyelenggaraan, MTQ diharapkan tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan generasi Qurani serta penguatan identitas keagamaan masyarakat di Malinau.[]

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com