Operasi pasar murah di HSU menjadi langkah pemerintah daerah menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha.
HULU SUNGAI UTARA – Upaya pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) melalui operasi pasar murah yang digelar di halaman Masjid Jami Baitul Kiram, Desa Kota Raden, Kecamatan Amuntai Tengah, Senin (4/5/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi stabilisasi harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mendapatkan sembako dengan harga di bawah pasar.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri pada Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel Adilla Redha Yanti menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan program serentak yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota di Kalsel.
”Program tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok menjelang hari besar keagamaan sekaligus menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi,” ungkapnya, Senin (04/05/2026).
Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperluas jangkauan bantuan ekonomi secara merata di seluruh wilayah.
“Kami melaksanakan pasar murah ini di 13 kabupaten/kota agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di seluruh Kalimantan Selatan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai kebutuhan pokok disediakan, seperti beras, gula, minyak goreng, dan komoditas lainnya dengan harga terjangkau. Minyak goreng dijual Rp15 ribu per liter, tepung terigu merek Segitiga Biru Rp11 ribu, tepung terigu merek Kompas Rp10 ribu, teh poci 5 sachet plus gelas Rp14.500, serta gula pasir merek Rose Brand Rp17.800. Pemprov Kalsel juga menyediakan 1.200 liter minyak goreng merek MinyaKita.
Warga mengaku program ini memberikan dampak langsung terhadap pengeluaran rumah tangga. Salah satu warga Amuntai, Diah, menyebut harga yang ditawarkan lebih rendah dibandingkan harga pasar.
“Harganya lebih murah dari biasanya, jadi sangat membantu untuk persiapan Idul Adha,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) HSU beserta jajaran, serta Camat Amuntai Tengah. Pemerintah berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan