gamabr ilustrasi

Warga Kotim Geger, Pria 57 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Rumah

Seorang pria berusia 57 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Hanjalipan, Kotim, dan hingga kini polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.

KOTAWARINGIN TIMUR – Penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin 4 Mei 2026 sore, mengundang perhatian warga setempat dan aparat kepolisian yang langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Fathul (57). Ia ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumahnya sekitar pukul 17.25 WIB setelah Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Ilus (63), mendatangi kediamannya karena tidak mendapat respons saat memanggil korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota Besi, Nur Ikhsan, mengatakan penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh Ketua RT yang kemudian masuk ke dalam rumah setelah tidak mendapat jawaban dari korban.

“Setelah diketuk dan dipanggil tidak ada jawaban, RT masuk ke dalam rumah dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar,” kata Ikhsan, sebagaimana dilansir Radar Sampit, Selasa, (05/05/2026).

Mengetahui kejadian itu, saksi segera memanggil warga sekitar untuk memastikan kondisi korban. Perangkat desa dan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Besi kemudian dihubungi guna melakukan penanganan lebih lanjut.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kota Besi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian.

“Dari hasil penanganan awal, tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban. Untuk penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Salah seorang warga setempat, Ismail, mengaku terkejut atas kejadian tersebut. Menurut dia, warga langsung membantu setelah menerima informasi dari Ketua RT.

“Memang benar, kami dapat kabar dari Pak RT. Waktu dicek ke dalam rumah, korban sudah tidak bergerak. Kami warga langsung membantu dan melaporkan ke pihak berwajib,” ujarnya.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban meski di lokasi kejadian tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan maupun indikasi kekerasan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com