gambar ilustrasi

Motor Mogok Gagalkan Aksi Pencurian di Kotim, Dua Pelaku Tertangkap

Aksi pencurian sepeda motor di Perumahan WMP, Kecamatan Baamang, Kotim, gagal setelah kendaraan curian mogok dan dua remaja pelaku berhasil diamankan warga.

KOTAWARINGIN TIMUR – Kesigapan warga menggagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di kawasan Perumahan Wengga Metropolitan (WMP), Kecamatan Baamang, Selasa (05/05/2026) sore. Dua remaja yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan setelah sepeda motor curian yang mereka bawa mendadak mogok saat digunakan melarikan diri.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB di Jalan WMP 19. Suasana permukiman mendadak ramai setelah terdengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena terjadi aksi pencurian sepeda motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga remaja sebelumnya terlihat mondar-mandir mencurigakan di sekitar lokasi. Mereka kemudian melihat sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi KH 5096 LJ terparkir di depan rumah Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat dengan kondisi kunci masih tertinggal di kontak.

Melihat kesempatan tersebut, salah satu pelaku langsung membawa kabur sepeda motor, sementara dua rekannya bersiap melarikan diri. Namun upaya mereka gagal setelah motor yang dicuri tiba-tiba mogok saat dipacu dengan kecepatan tinggi.

Kondisi itu memicu kepanikan pelaku sekaligus menarik perhatian warga sekitar. Istri pemilik kendaraan yang mengetahui motornya dibawa orang tidak dikenal langsung berteriak meminta bantuan warga.

Dalam hitungan menit, warga melakukan pengejaran dan berhasil mengepung dua terduga pelaku di sekitar lokasi kejadian. Sementara satu orang lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pencarian aparat kepolisian.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan situasi sempat memanas. Salah seorang warga yang emosi sempat melayangkan pukulan kepada pelaku, namun aksi tersebut segera dilerai warga lainnya sehingga kondisi kembali kondusif.

Saat diamankan warga, kedua remaja tersebut mengaku nekat mencuri untuk membiayai kebiasaan bermain judi online jenis slot dan membeli narkotika jenis sabu. Pengakuan itu memunculkan kekhawatiran warga terhadap pengaruh perjudian daring dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baamang, Helmi Hamdani, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan dua orang yang diduga sebagai pelaku kini telah diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Baamang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, saat ini dua orang yang diduga pelaku sudah diamankan di Polsek Baamang dan masih dalam proses pemeriksaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (06/05/2026), sebagaimana diberitakan Tribun Kalteng.

Kapolsek Baamang menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut, termasuk motif lengkap di balik percobaan pencurian itu.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda dan tidak meninggalkan kunci di motor. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah tindak kriminal,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri ketika menangkap pelaku kejahatan dan segera menyerahkan penanganannya kepada aparat berwenang.

Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas di lingkungan permukiman. Kelalaian kecil, seperti meninggalkan kunci di kendaraan, dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan dan memicu kerugian yang lebih besar. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com